Banjir memang sudah menjadi tamu setia warga Kampung Pulo dalam RT 15 RW 02, Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Setiap diguyur hujan deras dan banjir kiriman, kawasan rumah warga Kampung Pulo selalu digenangi banjir.
Tak heran, sebagian besar warga yang telah lama menetap di wilayah itu terbiasa dengan kondisi banjir. Seperti pantauan Liputan6.com, Rabu (9/1/2013), warga sekitar justru tak menghiraukan kondisi rumahnya yang kebanjiran dan memilih memancing di empang yang terletak di dekat pemukiman mereka.
Menurut salah satu warga Kampung Pulo, Jali, hampir setiap hari dia dan rekan-rekannya menghabiskan waktu memancing. "Daripada pusing mikirin banjir, mendingan mancing di sini," ujar Jali.
Advertisement
Pemancingan itu buka mulai pukul 08.00 WIB dan harga yang dipatok untuk sekali memancing cukup terjangkau yakni sekitar Rp 22 ribu.
"Di sini sih mulai buka sebenarnya jam 8 pagi, tapi udah dari jam 5 subuh orang-orang yang mau memancing sudah sampai dan mulai memancing," ujar pemilik empang, Ibu Yuyun.
Tidak hanya orang sekitar Kampung Pulo saja yang biasa mancing di empang tersebut, ternyata warga yang tinggal tak jauh dari kawasan itu juga ada.
"Eggak cuma orang sekitar sini aja, ada juga yang dateng dari luar Kampung Pulo. Ada dari Tebet, Pisangan dan Cipinang", tambah Ibu Yuyun.
Menurut informasi dari pemilik pemancingan, setiap harinya jumlah pemancing yang datang sekitar 20 orang. Namun ketika banjir, jumlahnya bisa menurun. Mengingat akses jalan menuju pemancingan itu tergenang banjir.
"Enggak tentu sih ya, kalau lagi ujan dan banjir gini paling 10 orang. Tapi kalau malam beda lagi, bisa lebih sekitar 15 atau 20 orang," tambah Yuyun.
Meski sudah terbiasa dengan banjir, namun empang milik Ibu Yuyun itu juga terkena imbasnya. Ketika air banjir di kawasan itu sedang tinggi, ikan-ikan yang ada di empang ikut hilang terbawa banjir.
"Kalau banjir lagi tinggi sekitar 5 meter, ikan-ikan di empang saya pada hilang. Kebanyakan ikan bawal dan ikan mas hampir semuanya kebawa banjir. Otomatis pemancingan juga tutup. Ya mudah-mudahan saja banjir hari ini enggak tinggi," tambah Ibu Yuyun. (Tnt)