Jokowi: Bareng Bikin Terowongan Besar Saja

Gorong-gorong dirasakan Jokowi kurang tepat. Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Joko Widodo ini mengusulkan pembuatan terowongan besar. Instansi-intansi terkait diajak mengerjakannya bersama-sama.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Desember 2012, 17:28 WIB
Gorong-gorong dirasakan Jokowi kurang tepat. Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Joko Widodo ini mengusulkan pembuatan terowongan besar. Instansi-intansi terkait diajak mengerjakannya bersama-sama.

"Tapi memang harus terowongan besar, bukan kayak gini 60 cm (gorong-gorong)," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Rabu (26/12/2012), usai meninjau gorong-gorong di depan Hotel Mandarin.

Dijelaskan dia, terowongan besar berbeda dengan gorong-gorong. Gorong-gorong 60 cm tidak mungkin bisa digunakan untuk semua utilitas yang ada. Dengan terowongan besar, semua utilitas bisa diintegrasikan.

"Atau nanti terowongan MRT itu bisa dipakai untuk yang lain. Selain ya untuk mungkin limbah, bisa dipakai kabel-kabel, bisa untuk air baku, air bersih," tutur Jokowi.

Mengenai penataan Jakarta yang sering tumpang tindih, seperti gali lubang tutup lubang antar-instansi, menurut dia, dipicu program kerja sendiri-sendiri.

"Misalnya PU kerjain Maret, PDAM Maret tidak bisa, maunya Juni. Juni mulai lain lagi. Terus nanti lagi Telkom September. Ya gimana? Ya kalau pengen barengan, buat saja terowongan di bawah kaya Deep Tunnel nanti," usul Jokowi.

Pembangunan secara bersama-sama tersebut, sambung dia, akan dilakukan pada 2013. Anggaran diambil dari APBD 2013.

"Ya itu kalau pengen semua terintegrasi," pungkas Jokowi. (Mrk)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya