Liputan6.com, Jakarta Korban pemerkosaan HW, oknum guru pesantren bertambah menjadi 21 santriwati. Hal ini diungkapkan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut, Diah Kurniasari. Berikut ini laporannya.
Advertisement