Pengunjung melihat pernak-pernik Natal di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Meski masih berada di masa pandemi Covid-19, penjualan pernak-pernik Natal di Pasar Asemka mengalami peningkatan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Salah satu toko yang menjual pernak-pernik Natal di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Menurut salah satu pedagang, warga khususnya umat Kristiani mulai ramai berburu pernak-pernik Natal dan Tahun Baru sejak pertengahan November lalu. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pernak-pernik Natal yang dipajang di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Meski masih berada di masa pandemi Covid-19, penjualan pernak-pernik Natal di Pasar Asemka mengalami peningkatan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pengunjung saat melihat pernak-pernik Natal di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Menurut salah satu pedagang, warga khususnya umat Kristiani mulai ramai berburu pernak-pernik Natal dan Tahun Baru sejak pertengahan November lalu. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pengunjung saat melihat pernak-pernik Natal di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Meski masih berada di masa pandemi Covid-19, penjualan pernak-pernik Natal di Pasar Asemka mengalami peningkatan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pengunjung saat melihat pernak-pernik Natal di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Menurut salah satu pedagang, warga khususnya umat Kristiani mulai ramai berburu pernak-pernik Natal dan Tahun Baru sejak pertengahan November lalu. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pekerja melayani calon pembeli pernak-pernik Natal di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Meski masih berada di masa pandemi Covid-19, penjualan pernak-pernik Natal di Pasar Asemka mengalami peningkatan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pekerja membawa pohon Natal yang telah dibeli pengunjung di salah satu toko di Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Menurut salah satu pedagang, warga khususnya umat Kristiani mulai ramai berburu pernak-pernik Natal dan Tahun Baru sejak pertengahan November lalu. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)