Citizen6: Jika mendengar kata Mie Titi, mungkin bagi sebagian besar masyarakat Indonesia nama ini masih terdengar asing. Makanan yang berbahan dasar mie yang populer di kalangan masyarakat Makassar ini ternyata mempunyai sejarah unik. Nama 'titi' yang dipakai ternyata bukan berasal dari bahasa Bugis yang notabe bahasa sehari-hari yang dipakai oleh warga Makassar. Kata ‘titi’ sendiri diambil dari bahasa Tionghoa yang berarti adik laki-laki. Sebutan adik laki-laki ini diberikan kepada pemilik sebuah restoran penjual mie titi
ternama di Makassar.
Selain karena sejarah terbentuknya nama mie titi yang tidak biasa, mie titi mempunyai keistimewan lainnya. Keistimewaannya yaitu tekstur mie yang tidak basah seperti halnya mie bakso, mie ayam, ataupun jenis mie lainnya. Tekstur mie titi yang tidak basah ini dikarenakan dalam proses pembuatannya mie titi di goreng kering sampai berwarna kecoklatan. Setelah mie digoreng kering, mie titi disiram dengan kuah kental yang berisi sayuran, daging ayam, bakso dan juga udang. Tekstur mienya yang renyah lebih lezat dinikmati saat
masih panas. (Ganes Trihapsari)
ternama di Makassar.
Selain karena sejarah terbentuknya nama mie titi yang tidak biasa, mie titi mempunyai keistimewan lainnya. Keistimewaannya yaitu tekstur mie yang tidak basah seperti halnya mie bakso, mie ayam, ataupun jenis mie lainnya. Tekstur mie titi yang tidak basah ini dikarenakan dalam proses pembuatannya mie titi di goreng kering sampai berwarna kecoklatan. Setelah mie digoreng kering, mie titi disiram dengan kuah kental yang berisi sayuran, daging ayam, bakso dan juga udang. Tekstur mienya yang renyah lebih lezat dinikmati saat
masih panas. (Ganes Trihapsari)