Pertamina EP Jual Gas ke Pusri dan PLN

PT Pertamina EP siap mengamankan pasokan gas untuk PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) dan PT PLN Tarakan hingga beberapa tahun ke depan.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Desember 2012, 15:48 WIB
PT Pertamina EP siap mengamankan pasokan gas untuk PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) dan PT PLN Tarakan hingga beberapa tahun ke depan.

Komitmen ini ditunjukkan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara perseroan dengan PUSRI dan PLN Tarakan.

"Perjanjian tersebut demi menjaga keamanan pasokan gas kebutuhan domestik, khususnya terhadap industri pupuk dan pembangkit listrik di Indonesia," ungkap Presiden Direktur Pertamina EP, Syamsu Alam dalam keterangan resminya, Kamis (20/12/2012).

Sesuai perubahan dan pernyataan kembali perjanjian jual beli gas, anak usaha dari BUMN migas itu akan mendistribusikan gas sebesar 166 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd). Kontrak tersebut berlangsung sejak awal tahun depan hingga akhir Desember 2017 mendatang.

"Jumlah kontrak keseluruhan pasokan gas kami ke Pusri mencapai 286.350 juta standar kaki kubik (mmscf)," katanya.

Gas itu bakal disalurkan dari lapangan Pertamina EP di Sumatera Selatan dan berhenti di titik penyerahan pada plant gate pabrik PUSRI di Palembang.

Sedangkan PLN Tarakan bakal menerima alokasi gas secara keseluruhan sebesar 2,558 juta mmscf sampai dengan 31 Desember 2015. Sejak 1 Juli 2012, Pertamina telah merealisasikan penyaluran gas harian sekitar 2-4 mmscfd hingga saat ini.

"Tujuannya untuk mengatasi krisis kelistrikan di Kota Tarakan. Kami juga merelokasi kompresor dari lapangan gas Tapus dan Lembak di Sumatera Selatan untuk memastikan penyaluran gas ke PLN Tarakan," terangnya.

Saat ini, lanjutnya, sebesar 71 persen kontrak penjualan gas Pertamina EP diserap industri, baik secara langsung ke tangan konsumen maupun melalui BUMN lain, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

"Dari angka itu, pasokan gas ke sektor industri pupuk dan industri baja sebesar 19 persen, pembangkit listrik sebanyak 28 persen, dan 0,5 persen untuk gas kota serta bahan bakar gas," paparnya.

Perseroan mencatat, setiap tahun produksi gas Pertamina EP mengalami peningkatan sejak lima tahun terakhir. Dari 922 mmscfd pada 2007, dan pada 2011 telah menembus 1.070 mmscfd. (FIK/NDW)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya