FOTO: Warga Rusia Mencari Vaksin Barat di Negara Lain

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 11 November 2021, 10:30 WIB
Warga Rusia Mencari Vaksin Barat di Negara Lain
Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat karena Sputnik V buatan Rusia dan vaksin lain yang tersedia di Negeri Beruang Putih itu belum disetujui oleh WHO dan Badan pengawas obat Uni Eropa
Orang-orang, termasuk warga Rusia, mengantre untuk menerima vaksinasi COVID-19 di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat untuk bisa melakukan perjalanan ke wilayah Eropa dan AS. (AP Photo/Darko Bandic)
Warga Rusia mengantre untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat karena Sputnik V buatan Negeri Beruang Putih itu belum disetujui oleh WHO. (AP Photo/Darko Bandic)
Seorang pria dari Rusia diberikan vaksin COVID-19 Johnson di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat untuk bisa melakukan perjalanan ke wilayah Eropa dan AS. (AP Photo/Darko Bandic)
Warga Rusia menunggu untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat karena Sputnik V buatan Negeri Beruang Putih itu belum disetujui oleh WHO. (AP Photo/Darko Bandic)
Warga Rusia menunggu untuk mendapatkan dosis vaksinasi COVID-19 di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat untuk bisa melakukan perjalanan ke wilayah Eropa dan AS. (AP Photo/Darko Bandic)
Seorang pria melihat wanita dari Rusia disuntik vaksin COVID-19 di Zagreb, Kroasia, pada 9 November 2021. Kroasia telah menjadi tempat favorit baru bagi warga Rusia yang mencari vaksin produksi Barat karena Sputnik V buatan Negeri Beruang Putih itu belum disetujui oleh WHO. (AP Photo/Darko Bandic)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya