Kisah Haru Seorang Ayah Wujudkan Mimpi Anak Autis di Markas Arsenal

Arsenal tidak hanya berhasil memenangkan duel atas Leeds United pada babak 16 besar Piala Liga Inggris 2021/22. The Gunners juga sukses mewujudkan mimpi fans berkebutuhan khusus mereka.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 28 Oktober 2021, 22:00 WIB
Arsenal lolos ke babak perempatfinal Carabao Cup 2021/2022 usai menang 2-0 atas Leeds United pada putaran keempat di Emirates Stadium, Selasa (27/10/2021). Dua gol kemenangan The Gunners tercipta lewat sundulan kepala Calum Chambers dan sepakan Eddie Nketiah. (AP/Matt Dunham)

Liputan6.com, Jakarta Arsenal tidak hanya berhasil memenangkan duel atas Leeds United pada babak 16 besar Piala Liga Inggris 2021/22. The Gunners juga sukses mewujudkan mimpi fans berkebutuhan khusus mereka.  

Terkadang, hubungan ayah dan anak adalah tentang mengabaikan kemustahilan. Perjuangan melewati batas kemampuan diri sendiri dalam mewujudkan mimpi si kecil. Tak peduli seberapa berat tantangan yang harus dilewati. Dan kadang kala, sedikit keberuntungan bisa mengubah segalanya. 

Dave, salah seorang pendukung Arsenal tidak kuasa menghindari pergulatan ini saat anaknya yang menderita autisme menyampaikan keinginan untuk menyaksikan langsung laga The Gunners. Dave sadar, keriuhan stadion dan sorak-sorai penonton bukan tempat yang menyenangkan bagi anaknya. 

Tapi anaknya merengek memintanya. Ayahnya tentu bimbang dengan situasi yang bakal dihadapi. 

"Saya tidak yakin apakah dia bisa pergi karena dia menderita autisme," tulis Dave saat menceritakan kisahnya melalui Twitter @TheresYourDC seperti dilansir dari Metro.co.uk, belum lama ini.   

Dengan berbagai pertimbangan, Dave akhirnya memberanikan diri. Dia nekat mengajak anaknya menyaksikan pertandingan Arsenal melawan Leeds United di Emirates Stadium, Selasa lalu. Saat itu, The Gunners tengah berjuang untuk melewati babak 16 besar Piala Liga Inggris 2021/2022. 

 


Mimpi yang Nyaris Berakhir

Eddie Nketiah (kiri) dan Calum Chambers merayakan gol kedua Arsenal ke gawang Leeds United pada babak 16 besar Piala Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Rabu (27/10/2021) dini hari WIB. (AP Photo /Matt Dunham)

Di benak Dave, ini akan jadi pengalaman sekali seumur hidup yang tak akan terlupakan oleh anaknya. Namun dia juga sadar, momen itu tidak akan mudah untuk mereka lewati bersama.

Benar saja, tidak butuh waktu lama bagi Dave untuk merasakan 'penderitaan' sang anak.

"Sesaat kami di lapangan, dia berjuang dengan teriakan 50 ribu orang dan akan terasa melelahkan. Di pertengahan babak pertama, saya lihat dia sudah tidak nyaman dan kami terpaksa pergi," tulis Dave.

Mereka berdua lalu meninggalkan tribune penonton dan berniat pulang. Namun rasa kecewa yang menghinggapi Dave dan anaknya tidak bertahan lama. Langkah mereka terhenti saat salah seorang steward wanita yang betugas bertanya kenapa mereka pulang saat pertandingan belum selesai.

"Seandainya saja saya ingat nama steward wanita berambut pirang itu," tulis Dave.

Lanjut Baca:

"Dia kemudian menghubungi seseorang dan meminta saya untuk menunggu sebentar. Sesaat kemudian yang saya tahu, kami sudah diarahkan ke level klub," tulis Dave menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya