Denpasar Youth Festival 2021 Dibuka Secara Resmi

Denpasar Youth Festival 2021 diharapkan menjadi tempat kreatifitas yang terus menyala di masa pandemi.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 17 Oktober 2021, 20:49 WIB
D’Youth Fest 2021

Liputan6.com, Jakarta Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 2021 resmi dibuka Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang ekspresi dan kreatifitas anak muda Kota Denpasar dengan goresan tangan pada layar Ipad, melepas Tamia dan memasangkan sayap penari I Kedis Tenggek di Gedung Dharma Negara Alaya, Sabtu (16/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara menggoreskan gambar berbentuk tanda tambah (positif) yang bermakna positif dan kemajuan. Sedangkan Wawali Arya Wibawa menggoreskan gambar bulat yang bermakna keberlanjutan yang tidak pernah putus. Setelah resmi dibuka, kegiatan yang diharapkan menjadi ruang ekspresi dan kreatifitas anak muda Kota Denpasar yang juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini akan berlangsung hingga 7 November mendatang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kota Denpasar, Walikota Denpasar Periode 2008-2021 IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Pembukaan D'Youth Fest 2021 ini berlangsung meriah namun menerapkan disiplin protokol kesehatan termasuk Rapid Test Antigen dan aplikasi peduli lindungi. Beragam komunitas anak muda Denpasar turut berkolaborasi dalam pembukaam D'Youth Fest 2021. Mulai dari Alffy Rev, Yudist Ardhana, Gus Agung Gotama, Meiska Adinda Ft. Dhima, Rivia Laksita, Novafuxnbums, Naluri Manca, Gambelan Pesel dan Bali Extrem Drummer.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara mengatakan, Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah membatasi gerak dan jarak hampir seluruh masyarakat dunia, tak terkecuali, masyarakat di Kota Denpasar. Pun demikian, bagi masyarakat kreatif, terutama kalangan muda, apa pun yang terjadi, pilihannya yakni terus bergerak maju, berkreasi dan berinovasi menyiasati situasi dan kondisi meski harus menyesuaikan diri dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Sesuai visi ‘Denpasar Kota Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju’. Kami memberikan ruang kreatifitas generasi muda menciptakan aksi, memberikan reaksi dan menghasilkan kreasi dalam pengembangan potensinya, meski demikian, penerapan protokol kesehatan menjadi point penting pelaksanaan kegiatan ini,” jelas Jaya Negara yang juga seorang seniman.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya