Liputan6.com, Jakarta - Total kasus COVID-19 di dunia mencapai 236,4 juta kasus dan kematian mencapai 4,8 juta. Data itu berasal dari Johns Hopkins University, Kamis (7/10/2021).
Amerika Serikat mencatat rekor baru kasus dengan total 44 juta kasus. Dalam 28 hari terakhir, ada 3,5 juta kasus baru.
Advertisement
Selanjutnya, ada Inggris dengan 916 ribu kasus selama 28 hari terakhir. Totalnya, ada 8 juta kasus yang tercatat.
Kasus kematian akibat COVID-19 di Rusia sedang meningkat pesat. Ada 22 ribu orang meninggal dalam 28 hari terakhir, angka itu adalah tertinggi kedua di dunia setelah AS yang mencatat 53 ribu kematian di periode yang sama.
Angka vaksinasi yang rendah di Rusia dituding menjadi pemicu kematian akibat virus corona.
Terkait dosis vaksinasi, total dosis yang telah disuntik di dunia telah mencapai 6,3 miliar dosis.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Kasus Kematian di Rusia
Rusia melaporkan 895 kematian baru akibat COVID-19 pada Selasa (5/10), yang paling banyak tercatat dalam satu hari sejak pandemi dimulai. Kremlin menyalahkan lambatnya vaksinasi COVID-19 dan virus yang lebih mematikan.
Dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (6/10), kasus meningkat setelah gelombang ketiga selama musim panas dan para pejabat sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan pembatasan keamanan, meskipun mereka mengatakan lockdown di Moskow tidak dipertimbangkan.
Gugus tugas Virus Corona COVID-19 melaporkan 25.110 kasus Virus Corona COVID-19 baru dalam 24 jam terakhir. Rekor korban tewas harian adalah yang keenam di Rusia dalam beberapa pekan terakhir.
"Jumlahnya benar-benar sangat buruk, dan ini memang memprihatinkan. Alasan utamanya adalah tingkat vaksinasi yang tidak mencukupi," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
"Virusnya semakin ganas ... Sebagai aturan, mereka yang belum divaksinasi sakit parah dan sayangnya meninggal," katanya kepada wartawan melalui panggilan konferensi.