Liputan6.com, Jakarta Pecinta film romantis harus merapat pasalnya platform streaming Vidio baru saja menambah koleksi filmnya yakni The Way I Love You. Melihat dari namanya saja, sudah bisa dipastikan cerita film Indonesia ini mengisahkan tentang percintaan.
Di bawah rumah produksi Rapi Films, The Way I Love You pertama kali hadir di Indonesia pada awal Februari 2019. Film ini turut diramaikan oleh para artis pendatang baru yang ahli dalam hal berakting sebut saja Syifa Hadju. Selain itu, Rizky Nazar, Tissa Biani, dan aktor lainnya juga menghiasi film ini.
Advertisement
Selain mengusung tema romantis, The Way I Love You juga memiliki latar tempat sekolah. Hal ini sangat cocok untuk Anda yang sedang haus akan film remaja bertema sekolahan. Selain untuk mengenang masa-masa indah SMA, film ini juga mengajak Anda memetik beberapa pesan di dalamnya.
Kira-kira ada alasan apa saja mengapa film The Way I Love You layak untuk disaksikan? Simak beberapa di antaranya berikut ini.
Melatih untuk Sabar
The Way I Love You menceritakan seorang remaja bernama Senja (Syifa Hadju) yang belum pernah sama sekali terlibat dalam urusan asmara. Jangankan pacaran, merasakan perasaan cinta saja ia belum pernah sama sekali.
Cerita kemudian sedikit berubah ketika Senja kenal dengan seorang pria lewat dunia maya. Hari demi hari interaksi mereka pun semakin intens. Hingga tiba saatnya Senja menyimpulkan bahwa dirinya jatuh cinta.
Mereka berdua akhirnya bertemu. Sayangnya, apa yang terlihat dan dirasakan olehnya pada saat berinteraksi virtual berbanding terbalik ketika berada di dunia nyata. Ia merasa bahwa perkara cinta tidak semudah yang ia bayangkan.
Melalui karakter Senja, penonton akan diajak untuk melatih kesabaran dan menerima semua proses yang terjadi di sekitar. Hal ini bukan dalam urusan cinta saja. Sifat Senja bisa mengajarkan kita untuk mengendalikan sabar ketika hal tidak berjalan sesuai dengan keinginan.
Belajar Memberi Kepastian
Karakter Senja adalah seorang remaja SMA yang masih awam dengan urusan cinta. Karena masih remaja, hal ini mungkin lumrah ketika dihadapkan dengan pilihan hati. Dari sifatnya Senja inilah kita bisa belajar bagaimana memutuskan sebuah pilihan.