Program Pemberdayaan Dinilai Bantu Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas

Program pemberdayaan bagi pengusaha ultra mikro dinilai membantu meningkatkan pendapatan, kemampuan mengelola usaha, serta akses ke layanan keuangan formal.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 30 Juni 2026, 21:42 WIB
Ilustasi UMKM. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat perannya dalam membuka akses permodalan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro.

"Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan, kemampuan pengelolaan usaha, konsumsi rumah tangga, serta akses nasabah menuju layanan keuangan formal yang lebih tinggi," ujar Direktur Utama PNM Kindaris, Selasa (30/6/2026).

"PNM telah melayani 23,3 juta nasabah dari kelompok subsisten yang sebelumnya sulit mendapat akses keuangan," sambung dia.

Kindaris menjelaskan, penelitian INDEKSTAT (2025) menunjukkan bahwa pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar naik sebesar Rp 875.738 per bulan. Sedangkan indeks kemampuan pengembangan usaha naik sebesar 28,73 persen, dari kategori rendah menjadi kategori sedang.

"Penelitian LPEM juga menyebutkan, implikasi ekonomi ini pun membawa dampak peningkatan konsumsi rumah tangga sebesar Rp7,13 triliun hingga tahun 2025 dan 2,35 juta nasabah yang berhasil naik kelas ke keuangan formal yang lebih tinggi," papar Kindaris.

 

Berikan Dampak Langsung

Menurut Kindaris, program PNM Mekaar terus memberikan dampak langsung bagi jutaan wanita pengusaha ultra mikro di Indonesia. Kehadirannya bukan hanya membuka akses modal, tetapi juga membangun rasa percaya diri bagi nasabah untuk terus mengembangkan usaha dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Dia mengungkapkan efektivitas pengaruh yang dialami oleh nasabah merupakan hasil dari pendekatan pemberdayaan yang dilaksanakan secara konsisten dan menyeluruh.

Kindaris menegaskan, program pemberdayaan ini yang juga menjadi pembeda PNM dengan lembaga pembiayaan lainnya.

"PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building," ucap dia.

"Kita ingin memastikan bahwa setiap nasabah mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas. Hal inilah yang kami sebut sebagai memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual," tutup Kindaris.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya