Sutradara Peter Jackson ingin menakuti anak-anak dengan film terbarunya, The Hobbit: An Unexpected Journey. Dalam film pertama dari trilogi The Hobbit ini, Jackson berusaha berpegang pada cerita aslinya, fantasi anak dengan sedikit rasa takut.
"Bila mereka takut dengan raksasa, Goblin, mereka tahu raksasa dan Goblin tidak ada. Ini cara aman dalam menakut-nakuti," kata Jackson, belum lama ini.
Film produksi MGM dan Time Warner Inc ini merupakan blockbuster keempat dari seri Lord of The Rings besutan Jackson yang dibuat berdasarkan novel karya J.R.R Tolkien.
Jackson berusaha membuat jarak antara The Hobbit, yang bukunya terbit pada 1937, dengan Lord of the Rings.
"Tema Lord of the Rings itu sejenis akhir dunia, sedangkan The Hobbit tidak. Itu yang membuatnya (The Hobbit) menyenangkan," kata Jackson.
Kisah The Hobbit berpusat pada Bilbo Baggins si hobbit yang terpaksa mengikuti rombongan 13 kurcaci untuk mencuri harta karun dari seekor naga dan merebut kembali kampung halaman mereka.
Dalam perjalanan, ia menemukan cincin yang kemudian diberikannya pada kerabatnya, Frodo Baggins. Cincin yang dipegang Frodo menjadi inti cerita trilogi Lord of the Rings.
Martin Freeman, pemeran Bilbo Baggins, mengatakan dia berupaya memberi sentuhannya pada Bilbo, selain kesombongan dan pikirannya yang dangkal.
"Kalian harus mampu mengikutinya selama film, saya ingin dia (Bilbo) menjadi terbuka, plin-plan, dan mudah terkejut," kata Freeman.
Andy Serkis yang kembali mengisi suara Gollum mengatakan adegan pertemuan Bilbo dengan Gollum di gua sebagai "pengalaman luar biasa" dan berperan sebagai Gollum "benar-benar menegangkan".(ANT/Reuters/ANS)
"Bila mereka takut dengan raksasa, Goblin, mereka tahu raksasa dan Goblin tidak ada. Ini cara aman dalam menakut-nakuti," kata Jackson, belum lama ini.
Film produksi MGM dan Time Warner Inc ini merupakan blockbuster keempat dari seri Lord of The Rings besutan Jackson yang dibuat berdasarkan novel karya J.R.R Tolkien.
Jackson berusaha membuat jarak antara The Hobbit, yang bukunya terbit pada 1937, dengan Lord of the Rings.
"Tema Lord of the Rings itu sejenis akhir dunia, sedangkan The Hobbit tidak. Itu yang membuatnya (The Hobbit) menyenangkan," kata Jackson.
Kisah The Hobbit berpusat pada Bilbo Baggins si hobbit yang terpaksa mengikuti rombongan 13 kurcaci untuk mencuri harta karun dari seekor naga dan merebut kembali kampung halaman mereka.
Dalam perjalanan, ia menemukan cincin yang kemudian diberikannya pada kerabatnya, Frodo Baggins. Cincin yang dipegang Frodo menjadi inti cerita trilogi Lord of the Rings.
Martin Freeman, pemeran Bilbo Baggins, mengatakan dia berupaya memberi sentuhannya pada Bilbo, selain kesombongan dan pikirannya yang dangkal.
"Kalian harus mampu mengikutinya selama film, saya ingin dia (Bilbo) menjadi terbuka, plin-plan, dan mudah terkejut," kata Freeman.
Andy Serkis yang kembali mengisi suara Gollum mengatakan adegan pertemuan Bilbo dengan Gollum di gua sebagai "pengalaman luar biasa" dan berperan sebagai Gollum "benar-benar menegangkan".(ANT/Reuters/ANS)