Beda dari Romelu Lukaku, Mohamed Salah Tak Punya Urusan Lagi dengan Chelsea

Pernah membela Chelsea, lalu dilepaskan, Mohamed Salah tak lagi punya urusan dengan Chelsea usai berjaya bersama Liverpool.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 28 Agustus 2021, 22:00 WIB
Mohamed Salah. Striker berusia 29 tahun ini menjadi salah satu tumpuan serangan Liverpool. Ia bisa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Chelsea karena tercatat sudah dua kali membobol gawang The Blues dari 8 pertemuan di Liga Inggris. (Foto: AP/Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta - Mohamed Salah sukses berjaya di Anfield setelah dilepas Chelsea pada 2016. Para penggemar Liverpool pun amat memuja pemain asal Mesir ini berkat kejeniusan dan kemampuan mencetak gol tanpa henti.

Suporter Chelsea tak pernah mengelu-elukan nama Salah. Mereka memang tak punya kesempatan untuk melakukan hal itu. Pasalnya, waktu Salah di Stamford Bridge amat singkat.

Ia hanya tampil dalam 19 laga dan membukukan dua gol bagi The Blues. Tak heran jika masa-masa Salah di Chelsea disebut sudah berakhir, bahkan sebelum benar-benar dimulai.

Salah bisa dikatakan punya kemiripan dengan Romelu Lukaku. Bedanya, Lukaku masih memiliki urusan dengan Chelsea. Pemain asal Belgia tersebut sudah kembali ke Stamford Bridge musim panas ini.

Sebaliknya, Salah tak memiliki keinginan demikian. Ia berhasil membangun kariernya di Liverpool.

Meski demikian, perlu digarisbawahi bahwa Salah tak menyimpan rasa pahit terhadap klub lamanya. Ia bahkan masih memiliki teman-teman di London Barat.


Profesional dan Berdedikasi

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan selamat kepada Mohamed Salah usai timnya meraih kemenangan atas Atalanta pada laga lanjutan Liga Champions 2020/2021 di Gewiss Stadium, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB. Liverpool menang 5-0 atas Atalanta. (AFP/Miguel Medina)

Mereka yang sempat bekerja dengan Salah di Chelsea juga mengingatnya sebagai pemain profesional dan berdedikasi, walau jarang mendapat kesempatan untuk unjuk gigi. Mantan rekan setimnya menyebut Salah layaknya Lionel Messi ketika berlatih.

“Dalam latihan, dia (Salah) seperti Messi,” ujar Filipe Luis yang pernah menjadi rekan Salah di Stamford Bridge.

Salah menjadi bagian dari Chelsea pada 2014. Kala itu, The Blues sukses mengalahkan Liverpool untuk memperoleh tanda tangan Salah. Mereka membayar 11 juta poundsterling dan memboyong pemain Mesir tersebut dari Basel.

Mantan CEO The Reds Ian Ayre mengira pihaknya telah berhasil menyegel kesepakatan atas Salah. Akan tetapi, klub asal London justru mengambil pemain incarannya jelang akhir jendela transfer.


Mourinho: Saya Membelinya

Mohamed Salah lewat kaki kirinya berhasil mencatatkan 31 gol dan 6 assist dari 51 pertandingan di semua laga musim ini. Bersama Liverpool ia berhasil memenangkan Trofi Liga Inggris musim 2019/2020 dan berhasil menyabet sepatu emas di tahun 2017 dan 2018. (Foto: AFP/Pool/Tim Keeton)

Dikutip dari Goal.com, Mourinho menolak disebut sebagai pihak yang menyingkirkan Salah dari Chelsea. Sebaliknya, ia justru mengeklaim bahwa dirinyalah yang telah mendorong klub untuk mendatangkan Salah.

“Saya jatuh cinta dengan anak itu. Saya membelinya (Salah)–saya mendorong klub untuk membelinya. Ketika klub memutuskan untuk menjualnya, itu bukan saya!” ujar Mourinho kepada BeIn Sports pada 2019, seperti dilansir dari Goal.com.

Lanjut Baca:

Akan tetapi, tak dapat dimungkiri bahwa mantan manajer Chelsea ini memang menggunakan Salah dengan “hemat” ketika sang pemain masih membela The Blues. Salah hanya bertahan di Chelsea selama 12 bulan sebelum akhirnya dipinjamkan ke Fiorentina. “Dia hanya seorang anak dengan keinginan besar untuk bermain tiap minggu, tiap menit, dan kami tidak bisa memberikannya,” ujar Mourinho, dikutip dari Goal.com.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya