Liputan6.com, Jakarta - Berita soal peluncuran Nokia G20 di Indonesia seharga Rp 2 jutaan, menjadi perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Senin (9/8/2021).
Selain berita tersebut, perhatian pembaca juga terpaku dengan artikel soal pria yang pamer saldo ATM Rp 11 triliun viral di TikTok, dan pengakuan sosok pria tersebut.
Advertisement
Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.
1. Nokia G20 Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan
HMD Global baru saja mengumumkan kehadiran Nokia G20 untuk pasar Indonesia. Mulai hari ini, 9 Agustus 2021, smartphone Nokia ini sudah tersedia di kanal Nokia.com, Tokopedia, dan Eraspace.
“Anda dapat selalu mempercayai ponsel Nokia untuk menikmati pengalaman keamanan dan bepergian jauh, berkat kemampuan Android yang unik dan masa pakai baterai yang telah dikenal banyak orang," tutur CMO HMD Global, Stephen Taylor dalam keterangan resmi, Senin (9/8/2021).
Adapun untuk harga, Nokia G20 dibanderol Rp 2.499.000 dengan konfigurasi memori RAM 4GB dan ROM 64GB. Smartphone Nokia baru ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni night dan glacier.
2. Ini Pengakuan Pria yang Pamer Saldo ATM Rp 11 Triliun di TikTok
Seorang pengguna Tiktok dengan akun owner.studente mendadak viral karena videonya yang menampilkan saldo ATM sebesar Rp 11 triliun dikomentari admin Ditjen Pajak.
Karena penasaran dengan kebenaran dari video tersebut, Tekno Liputan6.com menghubungi pemilik akun owner.studente via pesan di Instagram.
Pria bernama Dani tersebut diketahui sebagai pemilik bisnis sneakers dengan akun Instagram @studente.store.
3. Viral, Pria Pamer Saldo Rp 11 Triliun di TikTok Dikomentari Ditjen Pajak
Seorang pengguna Tiktok menjadi viral usai video unggahannya dikomentari oleh akun Ditjen Pajak RI.
Dalam unggahan yang sudah ada sejak dua hari yang lalu itu, pemilik akun TikTok owner.studente menampilkan sebuah video tren "Ganteng Review Saldonya Dong."
Pemilik akun tersebut pun menunjukkan sebuah foto struk ATM dengan beberapa lembar uang 100 ribu, di mana dalam kertas tersebut tertera bahwa saldo di ATM-nya mencapai lebih dari Rp 11 triliun.
(Ysl/Tin)