FIBA Asia Cup 2021 Ditunda, Perbasi Ubah Program Timnas Basket Indonesia

Perbasi terpaksa mengubah program latihan timnas Indonesia akibat ditundanya FIBA Asia Cup 2021.

oleh ThomasDiperbarui 26 Juli 2021, 19:22 WIB
Timnas basket Indonesia pada kualifikasi FIBA Asia Cup. (Dok Perbasi)

Liputan6.com, Jakarta- Penundaan Piala Asia Basket atau FIBA Asia Cup 2021 membuat program Timnas Bola Basket Indonesia mengalami perubahan. Perbasi kini langsung menghentikan Training center (TC) sementara. 

Seperti diketahui FIBA Asia Cup 2021 yang seharusnya berlangsung Agustus 2021 di Istora Senayan Jakarta terpasang ditunda akibat varian delta Covid-19 yang menggila di kawasan Asia termasuk Indonesia. Ajang ini ditunda sampai Juli 2022. 

Kondisi ini membuat Perbasi memulangkan para pemain yang tadinya ikut TC ke klub masing-masing. 

Dalam konferensi pers virtual minggu sore (25/7), Manajer Timnas Bola Basket Putera Maulana Fareza Tamrella mengatakan, Marques Bolden kembali ke Amerika Serikat. Dia akan gabung dengan klub NBA. Untuk nama klubnya, Mocha enggan membocorkan karena itu kewenangan Bolden dan klub.

Demikian juga dengan Brandon Jawato. Dia kembali ke klub yang bisa dijelaskan sendiri oleh si pemain. Kemudian Lester Prosper kembali ke Miami. Selanjutnya pelatih Rajko Toroman kembali ke Serbia. Adapun dua Senegal, Dame Diagne dan Serigne Modou Kane, tetap tinggal di Jakarta. Mereka akan mengikuti sekolah daring dan tetap latihan rutin. 

Saksikan Video Menarik Berikut ini


Oktober

Timnas Basket Indonesia Gagal Bendung Filipina (Ist)

Mereka sebelum dikembalikan ke klub telah jalani tes usap PCR dan hasilnya negatif. Langkah ini diambil karena timnas baru akan kembali berlatih pada Oktober hingga November mendatang.

"Kami hargai keputusan penundaan FIBA Asia Cup 2021. Kami juga memahami keadaan dan dinamika di era pandemi seperti ini. Prioritas yang jadi utama adalah keselamatan. Perbasi sudah menyiapkan semaksimal mungkin dan timnas juga sudah bersiap dengan latihan secara intens. Namun setelah pengumuman ini kami melakukan penyesuaian. Dengan memberhentikan sementara latihan timnas," terang Maulana Fahreza.

PP Perbasi akan kembali memanggil pemain untuk menjalani seleksi pada Oktober mendatang. Latihan ini untuk hadapi FIBA World Cup 2023 Qualifiers pada November mendatang. Jalur ini wajib dilalui Indonesia meski pada FIBA World Cup 2023 nanti berstatus tuan rumah bersama Jepang dan Filipina. Kualifikasi ini harus diikuti terlepas tercapai atau tidak target mengunci posisi delapan besar di FIBA Asia Cup 2021 nanti.

Lanjut Baca:

"Ini seperti yang dialami China pada 2019 lalu. Meski tuan rumah tetap jalani Kualifikasi. Nah Kualifikasi World Cup 2023 ini digelar enam windows, dan hanya satu windows di tahun 2021. Sisanya ada di tahun 2022. Setelah kualifikasi ini pemain kembali ke klub untuk berjuang di IBL. Dan rennanya kembali latihan pada Juni 2022 untuk hadapi FIBA Asia Cup 2021 yang diundur uli tahun depan," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya