Liputan6.com, Jakarta Persiapan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 / 2021 semakin mengerucut. Di pertandingan pertama, Jordan / Melati, akan berhadapan dengan wakil Australia, Simon Wing Hang Leung / Gronya Somerville pada Sabtu (24/7/2021).
Menurut pelatih ganda campuran, Nova Widianto, keduanya kini hanya tinggal menguatkan mental. Olimpiade Tokyo 2020 bakal berlangsung mulai 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.
Advertisement
"Kondisi Jordan/Melati sejauh ini sudah sangat bagus. Latihannya sudah banyak ke teknik, latihan fisiknya sudah dikurangi. Di dua hari terakhir ini tinggal menyiapkan dan menguatkan mental saja. Yang terpenting sekarang mentalnya harus siap," tutur Nova kepada Tim Humas dan Media PP PBSI saat dihubungi dari Jakarta seperti dikutip dari rilis yang diterima Liputan6.com.
"Karena Olimpiade selama ini kalau saya lihat kadang-kadang orang yang ada di peak performancenya belum tentu secara mental. Kalau saya flashback, Owi/Butet itu performa terbaiknya di 2012 tapi emasnya di 2016. Kenapa? Karena mereka secara permainan 2012 itu sudah bagus tapi secara mental belum siap," lanjutnya.
Nova juga mengatakan bahwa masa persiapan di Tokyo sangatlah berbeda dengan saat pemusatan latihan di Kumamoto karena terbatasnya waktu yang diberikan oleh panitia.
"Memang tidak seperti di Kumamoto ya, di sini waktunya dibatasi baik di practice court ataupun di main hall, jadi kami harus pintar-pintar mengatur program. Sparring juga hanya ada Fajar/Rian, jadi saling bergantian," ujar Nova.
"Tapi semua negara juga mengalami hal yang sama. Jadi tidak ada alasan buat kami untuk tidak memaksimalkan jadwal latihan yang ada. Beruntungnya sejak hari pertama latihan di main hall, kami tim Indonesia sudah berkesempatan menjajal tiga lapangan pertandingan. Ini bagus untuk adaptasi. Kendala yang signifikan tidak ada, hanya memang agak silau lampunya," jelas Nova.
Saksikan juga video menarik di bawah ini
Jangan Lengah
Selain Simon/Gronya, Jordan/Melati juga bergabung bersama Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dan Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) di grup C. Nova mengungkapkan tidak menyiapkan strategi khusus untuk calon lawan anak asuhnya ini. Nova hanya fokus pada kesiapan Jordan/Melati di setiap laganya.