5 Cabang Olahraga Baru di Olimpiade Tokyo 2021

Olimpiade Tokyo 2020 terpaksa ditunda selama setahun karena pandemi virus Corona COVID-19.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 14 Juli 2021, 15:30 WIB
Spanduk tim dari Italia terlihat di sebuah gedung di kawasan wisma atlet Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, di Tokyo pada Rabu (14/7/2021). Pembukaan pesta olahraga terbesar di dunia itu tinggal menghitung hari di tengah pandemi COVID-19. (Behrouz MEHRI / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Olimpiade Tokyo 2020 akan secara resmi berlangsung mulai 23 Juli mendatang. Meski demikian, dua cabang olahraga, yakni sepak bola dan sofbol putri sudah mulai dipertandingkan sejak 21 Juli 2021.

Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2021 akan dihelat di Olympic Stadium pada Jumat (23/7/2021) dan perebutan medali pertama akan dilangsungkan di hari berikutnya. Pesta olahraga multicabang yang sempat ditunda setahun akibat pandemi COVID-19 ini  bakal berakhir pada 8 Agustus 2021. 

Tim Indonesia sendiri akan bertanding pada 8 cabang olahraga. Namun, berbeda dengan Olimpiade edisi sebelumnya, dalam Olimpiade Tokyo 2021 akan ada beberapa cabang olahraga baru yang membuat lebih semarak. Komite Olimpiade Internasional menambahkan 5 cabang olahraga dengan tujuan menarik penonton muda dan mencerminkan "tren urbanisasi dalam olahraga". Apa saja?

 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini


Karate

ilustrasi karate (sumber: Pixabay)

Karate yang berasal dari Okinawa, Jepang, memiliki dua jenis disiplin bela diri yang akan dipertandingkan di Tokyo 2021, Kata dan Kumite. Kata yang memiliki arti 'bentuk' adalah jenis disiplin tunggal, yang akan dinilai melalui serangkaian gerakan ofensif dan defensif karateka.Sedangkan Kumite adalah jenis disiplin tempur yang dinilai dari pertarungan selama 3 menit.

Ada tiga kelas berat dan penilaian poin berdasarkan teknik yang digunakan.Akan ada 80 atlet yang bertanding dalam cabang olahraga Karate ini, 60 di Kumite dan 20 di Kata. Keduanya akan memiliki pembagian yang sama antara pria dan wanita.

 


Skateboarding

Seorang warga bermain skate board di fasilitas skate park kolong flyover Pasar Rebo, Jakarta, Selasa (14/1/2020). Skate park yang telah selesai dibangun tersebut kini mulai diramaikan pengunjung, khususnya pada sore hari. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Akan ada dua jenis permaianan dalam Skateboarding yang akan dimainkan, street dan park. Para atlet akan saling bersaing secara individu dan memperolah peringkat dari tingkat kesulitan dan teknik yang dilakukan. Para atlet dalam jenis 'street' akan dihadapkan dengan ringantang rel, tangga, trotoar, bangku, hingga dinding.

Mereka juga akan dipacu dengan waktu saat melakukan trik dan teknik mereka.Sedangkan para atlet 'park' akan bertanding di dalam arena khusus, mereka akan ditantang untuk melakukan trik-trik di udara dengan kecepatan saat melakukan trik. Delapan puluh atlet akan bersaing dalam rangkaian acara, permaianan 'street' dan 'park' akan dimainkan oleh pria dan wanita.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya