Peter Jonatan, Komposer Orkestra dan Jazz Asal Indonesia Yang Punya Mimpi Gelar Konser di Negeri Sendiri 

Peter Jonatan dikenal sebagai komposer yang tinggal dan berkreasi di luar negeri.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 24 Juni 2021, 14:57 WIB
Peter Jonatan

Liputan6.com, Jakarta Peter Jonatan dikenal sebagai komposer, arranger, orkestrator, konduktor dan pianis yang mengkhususkan diri dalam komposisi musik jazz di Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, Peter saat ini bahkan telah menjadi dosen Music Theory di New England Conservatory (NEC) setelah menyandang gelar Doctor of Musical Arts in Jazz Studies (Composition) dari NEC pada 2020 lalu. Sebelumya, gelar Master of Music in Jazz Studies (Composition) dari NEC diraihnya di 2014 dan Bachelor of Music in Jazz Composition dari Berklee College of Music pada 2011. 

Walau penuh dengan deretan gelar dari dua universitas music terbaik di dunia, Peter Jonatan merasa masih belum mencapai titik tertinggi dari hidupnya, terutama dalam hal bermusik. Sejumlah mimpi-mimpi masa depannya masih menjadi sebuah tantangan baginya untuk diwujudkan.

“Saya ingin menggelar sebuah konser orkestra di Indonesia dengan membawakan lagu-lagu nasional dan daerah yang sudah diaransemen ulang,” ujar Peter Jonatan saat berbincang secara online, baru-baru ini.

 


Luar Negeri

Peter Jonatan (kiri)

Jauh sebelum ini, yakni saat dirinya mengenyam pendidikan S3 di NEC, Peter sempat ikut serta dalam Konser ‘Legenda’ Berklee Indonesian Ensemble di Boston yang digelar pada 2 Oktober 2019. Dalam konser yang bertepatan dengan Hari Batik Nasional ini, Peter menjadi salah satu pendukungnya. Konser dengan konsep semi-teatrikal ini menampilkan enam cerita rakyat dari seluruh penjuru Indonesia.

Ada lagu Telaga Biru dari Maluku Utara (komposisi Ruth Felicia Christina), Ramayana dari Jawa (komposisi Timotius Simanjuntak), Bawang Merah Bawang Putih (komposisi Eunike Tanzil), Cendrawasih dari Papua Barat (komposisi Peter Jonatan), Telaga Tiga Warna dari Nusa Tenggara Timur (komposisi Aubrey Situmorang) dan Malin Kundang dari Sumatera Barat (komposisi Bernard Jonathan).

“Selain lagu Cendrawasih, saat ini saya juga sudah mengaransemen Melati Suci dalam rangka HUT RI ke-73 daan lagu Rayuan Pulau Kelapa dalam rangka HUT RI ke 75 dengan aransemen orkestra. Sebagai anak bangsa, saya ingin menaikkan nama Indonesia di luar. Salah satunya dengan karya-karya seperti ini,” ucap Peter.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya