Liputan6.com, Jakarta Di ujung akhir pekan, Mola selalu menghadirkan penampilan dari sejumlah musisi kenamaan Tanah Air dan dunia. Kali ini di Mola Chill Fridays, Dipha Barus dan Masego tampil sempurna dengan membawakan lagu-lagu hits mereka.
Penampilan Dipha Barus dan Masego menjadi pembuka hiburan sebelum Mola menayangkan event sepak bola dunia, UEFA EURO 2020. Hiburan meriah pertama, Dipha Barus me-remix lagu Tjoek Soeparlan berjudul Yamko Rambe Yamko menyusul remix Cosme Martin & Christian Villa, yaitu Baina yang sempat dipopulerkan pada 2016.
Advertisement
Dipha Barus juga membawakan lagunya yang dikolaborasikan dengan penyanyi asal Kolombia, Jackie Castro berjudul Flowers. Dalam penampilannya, pria bernama asli Dipha Kresna Aditya Barus tak sendiri. Dipha ditemani oleh Kallula dan Monica Karina.
Penampilan Dipha Barus makin sempurna karena lagu-lagu yang dibawakan bisa dibilang mengobati kerinduan para pencinta lantai dansa. Skin to Skin, You Move Me hasil kolaborasi Dipha dengan Monica Karina diputar kembali.
Di sela-sela penampilan pria berusia 35 tahun ini, Dipha Barus juga menjawab banyak pertanyaan dari netizen. Salah satunya adalah siapa inspirasi atau role model bermusik Dipha Barus.
"Stevie Wonder dan Kanye West karena bagi gue mereka magician dalam bermusik. Bisa menciptakan rumah which is musik buat penyanyi dari musik yang mereka buat. Jadi gue selalu senang banget dan push the boundaries," kata Dipha.
Tak hanya itu saja itu saja, lagu hits sejak dirilis pertama kali oleh Dipha pada 2016 populer hingga hari ini, No One Can Stop Us menutup penampilan Dipha Barus dengan sempurna.
Setelah Dipha Barus, penampilan dilanjutkan oleh Masego langsung dari Los Angeles. Pria bernama asli Micah Davis ini membawakan total 13 lagu andalannya.
Lagu pertama Masego adalah Tadow: Brazilian Remix, di mana Masego unjuk kemahirannya memainkan saxophone. Tak ketinggalan Well Traveled, Smith N Westin: Remix, Bliss Aboard, Good And Plenty, I Do Everything, dan lagu dari album terbarunya, yaitu Mystery Lady.