Liputan6.com, Jakarta Idenya Flux, sebuah advertising dan digital agency yang berbasis di Senayan, Jakarta Selatan merancang sebuah kampanye Ramadan sarat makna bertajuk #BersamaJadiLebihBaik yang dikemas dalam bentuk video, untuk salah satu operator telekomunikasi selular terkemuka di Indonesia, PT. XL Axiata Tbk.
Video yang berjudul Pesan Untuk Raka ini merupakan adaptasi dari kisah nyata yang menceritakan tentang kehidupan pasangan muda, dimana sang suami, Raka berprofesi sebagai seorang tenaga medis di rumah sakit. Kehidupan rumah tangga yang semula penuh kehangatan dan canda tawa, berubah menjadi penuh jarak seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19.
Advertisement
Sang suami harus bertugas merawat pasien Covid-19 dan merelakan sebagian besar waktu kebersamaan dengan sang istri, Nina yang tengah mengandung anak pertama mereka. Jumlah pasien yang terus meningkat dari hari ke hari, membuat sang suami mengalami kelelahan hingga pada akhirnya terpapar Covid-19 yang merenggut nyawanya.
Sang istri yang tengah hamil tua saat ditinggalkan oleh sang suami untuk selamanya, merasakan pedih yang teramat dalam hingga sulit menerima kenyataan. Namun begitu, dukungan keluarga berhasil menguatkan dirinya menghadapi cobaan tersebut.
Beranjak dari Pandemi
Pandemi Covid 19 belum juga usai. Memaksa masyarakat untuk beradaptasi dan saling menguatkan untuk dapat menjalani kehidupan yang tak lagi sama. Kisah petugas medis yang terpapar Covid-19 dan bahkan kehilangan nyawa saat bertugas merawat pasien pun kerap kita dengar sejak merebaknya pandemi Covid-19.
Menurut data Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengungkapkan bahwa Kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia, bahkan, bila dilihat berdasarkan perbandingan statistik testing dan populasi, kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia masuk ke dalam lima besar di seluruh dunia. Pesan Untuk Raka beranjak dari hal tersebut.
Wujud Apresiasi
CEO Idenya Flux, Yohanes Auri, mengungkapkan, “Iklan ini merupakan wujud apresiasi kami terhadap para tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan melawan Covid-19. Kami mengerti bahwa Ramadan tahun ini tentu terasa sangat berbeda tanpa kehadiran anggota keluarga yang telah pergi. Untuk itu, kami ingin mengajak setiap kita untuk dapat bergandeng tangan, saling menguatkan dan memberi dukungan kepada keluarga maupun segenap masyarakat yang telah kehilangan orang terkasihnya akibat Covid-19 atau sedang berjuang melawan virus mematikan ini.”