Liputan6.com, Lamongan: Ustad Khozin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Islam, Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, yang juga kakak kandung Ali Imron meminta adiknya itu segera menyerahkan diri ke polisi. Menurut Khozin yang juga kakak kandung Amrozi, aktivitas dan status Ali Imron telah merusak citra Al-Islam. "Ali Imron segera menyerahkan diri dan harus memberikan klarifikasi bahwa Al-Islam tidak terlibat," kata Khozin di Lamongan, Ahad (24/11)
Menurut Khozin, sejak tertangkapnya Amrozi, pelaku peledakan bom di Bali, 12 Oktober silam dan ditemukannya amunisi di Hutan Dadapan yang melibatkan Ali Imron membuat Al-Islam menjadi sasaran penggeledahan polisi. Khozin menjamin, Al-Islam secara lembaga tidak terkait dengan Tragedi Bali. "Bila ada ustad Al-Islam yang terlibat itu atas nama pribadi," kata Khozin [baca: Keluarga Meminta Amrozi Tabah].(YYT/Mohammad Khodim)
Menurut Khozin, sejak tertangkapnya Amrozi, pelaku peledakan bom di Bali, 12 Oktober silam dan ditemukannya amunisi di Hutan Dadapan yang melibatkan Ali Imron membuat Al-Islam menjadi sasaran penggeledahan polisi. Khozin menjamin, Al-Islam secara lembaga tidak terkait dengan Tragedi Bali. "Bila ada ustad Al-Islam yang terlibat itu atas nama pribadi," kata Khozin [baca: Keluarga Meminta Amrozi Tabah].(YYT/Mohammad Khodim)