Imigrasi Pekanbaru Pernah Menerima Pencekalan Imam Samudra

Kantor Imigrasi Pekanbaru pernah menerima instruksi pencekalan Imam Samudra. Pihak imigrasi tak mengetahui kalau lelaki atas nama Faiz Yunsar itu adalah Imam Samudra alias Abdul Aziz.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 November 2002, 02:31 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru, Riau, Sukohariadi Basuki membenarkan Imam Samudra alias Abdul Aziz. Sosok tersangka otak pengeboman Bali itu sama dengan foto lelaki yang mengurus paspor atas nama Faiz Yunsar, Juli 2001. "Yang bersangkutan datang sendiri karena harus diambil sidik jari dan tanda tangan," kata Sukohariadi, saat bertelewicara dengan Ira Koesno dalam Liputan 6 SCTV, Sabtu (23/11) siang.

Menurut Sukohariadi, Keimigrasian Pekanbaru tak melihat kejanggalan dalam dokumen Faiz alias Imam itu. Semua data mulai dari ijazah hingga akte kenal lahir yang lainnya sama, termasuk kartu tanda penduduk serta kartu keluarga yang bersangkutan. Hanya saja, Sukohariadi mengakui pemeriksaan tak sampai pada pengecekan sidik jari. KTP yang bersangkutan juga tak tertera sidik jari atau cap jempol selain tanda tangan Faiz [baca: Imam Samudra Pernah Mengurus Paspor di Pekanbaru].

Pada kenyataannya, keimigrasian tak bisa menolak seseorang yang mengajukan paspor dengan persyaratan lengkap, termasuk Faiz. Saat itu, kata Sukohariadi, KTP Faiz atau Imam berlaku sejak Maret 2001. Artinya, yang bersangkutan sudah berdomisili di Pekanbaru. "Tapi, jika baru dua atau tiga hari yang bersangkutan tinggal di Pekanbaru, baru kami meminta surat pindah," kata Sukohariadi.

Kepala Keimigrasian Pekanbaru ini juga menegaskan, pihaknya biasa bekerja sama dengan kepolisian, seperti pencekalan seseorang yang terlibat suatu perkara. Dia juga mengaku menerima pencekalan untuk kasus Imam Samudra alias Abdul Aziz. Hanya saja, Keimigrasian Pekanbaru tak pernah menerima instruksi pencekalan untuk atas nama Faiz Yunsar. "Kalau polisi menyerahkan semua nama samaran yang bersangkutan termasuk Faiz Yunsar, kita tentu akan mencekalnya. Kami mengetahui Imam Samudra adalah Faiz itu juga baru kemarin sore," kata Sukohariadi.(DEN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya