Patung Yesus dari kayu disimpan di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk dua tahun berturut-turut, Spanyol harus membatalkan prosesi Minggu Paskah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19. (AP Photo/Bernat Armangue)
Pemulih mengerjakan patung religius polikrom di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk bengkel seni religius Arte Martinez, pandemi COVID-19 berarti berkurangnya jumlah pesanan dan penjualan patung kayu, altar, dan figur religius. (AP Photo/Bernat Armangue)
Seorang pemahat mengerjakan patung Yesus dari kayu di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk dua tahun berturut-turut, Spanyol harus membatalkan prosesi Minggu Paskah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19. (AP Photo/Bernat Armangue)
Seorang pemahat mengerjakan patung Yesus dari kayu di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk bengkel seni religius Arte Martinez, pandemi COVID-19 berarti berkurangnya jumlah pesanan dan penjualan patung kayu, altar, dan figur religius. (AP Photo/Bernat Armangue)
Seorang pemahat mengerjakan patung Yesus dari kayu di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk dua tahun berturut-turut, Spanyol harus membatalkan prosesi Minggu Paskah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19. (AP Photo/Bernat Armangue)
Seorang pemulih mengerjakan patung religius polikrom di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk bengkel seni religius Arte Martinez, pandemi COVID-19 berarti berkurangnya jumlah pesanan dan penjualan patung kayu, altar, dan figur religius. (AP Photo/Bernat Armangue)
Patung religius yang dipugar di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk dua tahun berturut-turut, Spanyol harus membatalkan prosesi Minggu Paskah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19. (AP Photo/Bernat Armangue)
Cetakan bertema religius disimpan di bengkel Arte Martinez, Horche, Spanyol, Senin (29/3/2021). Untuk bengkel seni religius Arte Martinez, pandemi COVID-19 berarti berkurangnya jumlah pesanan dan penjualan patung kayu, altar, dan figur religius. (AP Photo/Bernat Armangue)