Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) sedikit turun pada perdagangan Selasa pekan ini. Untuk diketahui, selain menawarkan jasa gadai, BUMN ini juga menawarkan jasa jual dan beli emas.
Ada beberapa jenis emas yang dijual oleh Pegadaian. Terdapat emas Antam dan emas Retro. Selain itu juga terdapat emas Batik dan emas UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.
Advertisement
Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada, Selasa, 30 Maret 2021, harga beberapa jenis produk emas di Pegadaian terpantau turun.
Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 30 Maret 2021:
Harga Emas Antam
- 0, 5 gram = Rp 533.000
- 1 gram = Rp 962.000
- 2 gram = Rp 1.861.000
- 3 gram = Rp 2.764.000
- 5 gram = Rp 4.572.000
- 10 gram = Rp 9.085.000
- 25 gram = Rp 22.580.000
- 50 gram = Rp 45.077.000
- 100 gram = Rp 90.070.000
- 250 gram = Rp 224.898.000
- 500 gram = Rp 449.576.000
- 1000 gram = Rp 899.109.000
Harga Emas Antam Retro
- 0, 5 gram = Rp 440.000
- 1 gram = Rp 880.000
- 2 gram = Rp 1.759.000
- 3 gram = Rp 2.639.000
- 5 gram = Rp 4.397.000
- 10 gram = Rp 8.793.000
- 25 gram = Rp 21.981.000
- 50 gram = Rp 43.961.000
- 100 gram = Rp 87.920.000
Harga Emas Antam Batik
- 0,5 gram = Rp 606.000
- 1,0 gram = Rp 1.119.000
- 8,0 gram = Rp 8.441.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram = Rp 486.000
- 1 gram = Rp 912.000
- 2 gram = Rp 1.808.000
- 5 gram = Rp 4.466.000
- 10 gram = Rp 8.885.000
- 25 gram = Rp 22.168.000
- 50 gram = Rp 44.244.000
- 100 gram = Rp 88.452.000
- 250 gram = Rp 221.064.000
- 500 gram = Rp 441.606.000
- 1000 gram = Rp 882.259.000.
Reporter: Anisa Aulia
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Harga Emas Tergelincir 1 Persen karena Penguatan Dolar AS
Harga emas turun lebih dari 1 persen menuju level terendah dalam dua pekan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pendorong pelemahan harga emas karena penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Kenaikan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS tersebut merusak daya tarik instrumen investasi safe haven sehingga menekan emas. Selain itu, pelemahan harga emas juga terjadi karena pemulihan ekonomi AS yang cukup cepat.
Mengutip CNBC, Selasa (30/1/2021), harga emas di pasar spot turun 1,1 persen menjadi USD 1.713 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 1,2 persen menjadi USD 1.711,60 per ounce.
"Kenaikan harga emas dan perak memerlukan dorongan fundamental yang besar," jelas analis senior Kitco Jim Wyckoff.
Ia melanjutkan, kebangkitan nilai tukar dolar AS dan juga meningkatnya imbal hasil obligasi AS membatasi minat para investor untuk memborong logam mulia.
The dollar index menguat terhadap seluruh mata uang utama dunia, merusak daya tarik emas bagi investor yang memegang mata uang lain.
Wyckoff melanjutkan, pemulihan cepat ekonomi AS, dengan jumlah vaksin Covid-19 yang meningkat dan pengumuman Presiden AS Joe Biden minggu ini, adalah sentimen negatif jangka pendek untuk harga emas.
Biden akan merilis kebijakan tentang paket belanja infrastruktur yang bisa berkisar antara USD 3 hingga USD 4 triliun pada Rabu.
"Kami melihat hampir tidak ada ruang bagi emas untuk menuju ke level yang lebih tinggi secara nyata sampai pertengahan tahun, meskipun harga emas seharusnya dapat memperoleh keuntungan yang signifikan pada paruh kedua tahun ini," tulis analis Commerzbank dalam sebuah catatan.
Sementara itu, paladium tergelincir 5,3 persen menjadi USD 2.532,30, setelah sebelumnya turun ke level terendah dalam lebih dari satu minggu di angka USD 2.515.