Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi menyematkan gelar pahlawan nasional pada proklamator Soekarno dan Muhammad Hatta. Menurut SBY, Bung Karno dan Bung Hatta telah menorehkan tinta emas dalam sejarah di Indonesia.
"Sebagai pribadi, kedua tokoh besar itu sungguh merupakan pesona dan karisma yang tidak mudah dibandingkan. Masing-masing menempati posisi yang mulia dalam sejarah bangsa karena ide yang beliau perjuangkan sungguh mempresentasikan cita-cita seluruh rakyat," kata SBY dalam Pidatonya di Istana Negara, Rabu (7/11).
SBY mengatakan, Bung Karno dan Bung Hatta dinilai sebagai putra terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. Sejarah mencatat bahwa Bung Karno dan Bung Hatta telah mendarmabhaktikan hidup beliau dalam perjuangan mewujudkan Indonesia Merdeka.
"Sebagai pribadi, kedua tokoh besar itu sungguh merupakan pesona dan kharisma yang tidak mudah dibandingkan. Masing-masing menempati posisi yang mulia dalam sejarah bangsa karena ide yang beliau perjuangkan sungguh mempresentasikan cita seluruh rakyat," jelasnya.
Bung Karno dan Bung Hatta memang aktif dalam menyusun proklamasi, mereka juga merupakan presiden dan wakil presiden Indonesia. Tapi kebesaran dan peran sejarah keduanya lebih dari itu semuanya. Mereka tokoh pergerakan nasional dan pejuang melawan penjajahan yang harus melalui berbagai tahapan pengasingan. Bung Karno dan Bung Hatta adalah perintis kemerdekaan dan yang mengantarkan ke Indonesia Merdeka.
"Keduanya adalah putra terbaik bangsa yang dihormati dan disegani oleh dunia," ujarnya.
SBY juga mengungkapkan, jasa perjuangan, pengorbanan, pengabdian kedua pahlawan nasional itu melampaui dan jauh lebih besar daripada kekurangan dan kelemahannya. Apalagi Majelis Pemusyawaratan Rakyat dengan ketetapannya telah menghapuskan stigma yang tidak baik yang mungkin ada terhadap Bung karno.
"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, sebagai bentuk penghormatan kita, tinggalkan segala stigma dan pandangan yang tidak positif yang tidak perlu," katanya.(MEL)
"Sebagai pribadi, kedua tokoh besar itu sungguh merupakan pesona dan karisma yang tidak mudah dibandingkan. Masing-masing menempati posisi yang mulia dalam sejarah bangsa karena ide yang beliau perjuangkan sungguh mempresentasikan cita-cita seluruh rakyat," kata SBY dalam Pidatonya di Istana Negara, Rabu (7/11).
SBY mengatakan, Bung Karno dan Bung Hatta dinilai sebagai putra terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. Sejarah mencatat bahwa Bung Karno dan Bung Hatta telah mendarmabhaktikan hidup beliau dalam perjuangan mewujudkan Indonesia Merdeka.
"Sebagai pribadi, kedua tokoh besar itu sungguh merupakan pesona dan kharisma yang tidak mudah dibandingkan. Masing-masing menempati posisi yang mulia dalam sejarah bangsa karena ide yang beliau perjuangkan sungguh mempresentasikan cita seluruh rakyat," jelasnya.
Bung Karno dan Bung Hatta memang aktif dalam menyusun proklamasi, mereka juga merupakan presiden dan wakil presiden Indonesia. Tapi kebesaran dan peran sejarah keduanya lebih dari itu semuanya. Mereka tokoh pergerakan nasional dan pejuang melawan penjajahan yang harus melalui berbagai tahapan pengasingan. Bung Karno dan Bung Hatta adalah perintis kemerdekaan dan yang mengantarkan ke Indonesia Merdeka.
"Keduanya adalah putra terbaik bangsa yang dihormati dan disegani oleh dunia," ujarnya.
SBY juga mengungkapkan, jasa perjuangan, pengorbanan, pengabdian kedua pahlawan nasional itu melampaui dan jauh lebih besar daripada kekurangan dan kelemahannya. Apalagi Majelis Pemusyawaratan Rakyat dengan ketetapannya telah menghapuskan stigma yang tidak baik yang mungkin ada terhadap Bung karno.
"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, sebagai bentuk penghormatan kita, tinggalkan segala stigma dan pandangan yang tidak positif yang tidak perlu," katanya.(MEL)