Liputan6.com, Jakarta Episode LIDA 2021, Selasa (16/3/2021) malam menampilkan Top 70 Grup 1 Putih. Ada lima Duta Provinsi yang tampil, yakni Lui (Maluku Utara), Cinta (Jawa Barat), Diva (Kepulauan Riau), Tasya (Aceh), dan Amanda (Kalimantan Utara).
Lesti DA, Reza DA, Fildan DA, dan Fomal hadir langsung bertugas sebagai Dewan Juri. Konser Liga Dangdut Indonesia ini juga tambah meriah dengan kehadiran Sahabat Duta yakni JD Eleven (Faul LIDA, Randa LIDA,Ridwan LIDA, Hari LIDA, dan Gunawan LIDA).
Advertisement
Kompetisi dibuka dengan penampilan Lui (Maluku Utara) menyanyikan lagu yang dipopulerkan Lesti DA, yaitu "Kejora”. Sebagai penampil pertama, Lui sukses membuat seluruh Dewan Juri terkesima dengan suara merdunya. Lesti DA, Reza DA, Fildan DA, dan Fomal tidak ragu-ragu memberikan standing ovation atas penampilannya.
“Penampilan pertama kamu sudah sebaik ini. Semoga ini bisa menjadi motivasi kamu ke depannya untuk terus konsisten memberikan penampilan terbaik”, puji sang pemilik lagu, Lesti DA.
Pujian lainnya juga datang dari Sahabat Duta, Gunawan LIDA yang juga mewakili Provinsi Maluku Utara di LIDA 2020, serta sekaligus peraih gelar Juara 2.
“Aku bangga sekali melihat penampilan Lui terutama pada saataudisi kemarin, keren banget. Lui kamu harus tunjukkan kepada masyarakat kalau kamu bisa”, ujar Gunawan LIDA.
Berjuang
Giliran Tasya (Aceh) yang berjuang mencuri perhatian Dewan Juri dengan lagu “Cinta Hanya Sekali”. Sayangnya, upaya Tasya kali ini belum berbuah manis. Reza DA menilai cara bernyanyi Tasya masih terlalu banyak cengkok di semua bagian. Sementara menurut Fildan DA masih terlalu banyak nada yang goyang dan terlihat seperti ragu-ragu.
Kompetisi terus berlanjut dengan penampilan dari Cinta (Jawa Barat) dengan lagu “Cintai Aku Karena Allah”. Duta ini sukses membuat seluruh Dewan Juri memberi standing ovation. “Penampilan kamu tadi kreatif sekali karena di awal lagu disisipkan nyanyian tradisional Jawa Barat. Bangga sekali aku melihat penampilan kamu”, ungkap Lesti DA.
Kesempatan berikutnya dimanfaatkan Amanda (Kalimantan Utara) dengan menyanyikan lagu “Pesta Panen”yang dinilai Fildan DA masih cukup banyak yang perlu diperbaiki. Beberapa nada masih ada salah penempatan dan goyangannya masih terlihat kaku.