Pemerintah Myanmar Temukan Bukti Penyebab Konflik

Pemerintah Myanmar akhirnya bicara mengenai konflik yang terjadi di wilayahnya. Bukti menunjukkan kekerasan massa telah direncanakan. Pemerintah Myanmar memiliki bukti beberapa individu dan organisasi menghasut terjadinya kekerasan mematikan di negara bagian barat Rakhine.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 November 2012, 19:35 WIB
Liputan6.com, Yangon: Pemerintah Myanmar akhirnya bicara mengenai konflik yang terjadi di wilayahnya. Bukti menunjukkan kekerasan massa telah direncanakan. Media ZeeNews mewartakan, Kamis (1/11), pemerintah Myanmar mengatakan, memiliki bukti beberapa individu dan organisasi menghasut terjadinya kekerasan mematikan di negara bagian barat Rakhine.

Presiden Myanmar Thein Sein mengatakan, tersangka termasuk kelompok yang sebelumnya menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan pemerintah. Namun, saat diminta untuk menyebutkan nama kelompok atau organisasi, Thein Sein tidak mengungkapkannya. Ia mengatakan, jika penyebutan nama justru dikhawatirkan akan membuat keadaan di wilayah konflik makin genting.

Konflik tersebut telah membuat warga Myanmar di wilayah tersebut menderita. Ribuan penduduk mengungsi akibat konflik antaretnis Muslim dan Buddha yang terjadi di bagian barat Myanmar belakangan ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan, lebih dari 22 ribu orang saat ini dilaporkan mengungsi ke tempat lebih aman untuk menghindari bentrokan [baca: Ribuan Penduduk Myanmar Mengungsi]. (FRD)




POPULER

Berita Terkini Selengkapnya