Kunjungan ke Perpustakaan Banyuwangi Kini dengan Cara Berbeda

Peningkatan kunjungan ke perpustakaan Banyuwangi secara digital ini terjadi selama pandemi Covid-19.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 15 Januari 2021, 16:00 WIB
Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca, di Pendopo Banyuwangi, kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Liputan6.com, Surabaya- Kunjungan ke perpustakaan digital melalui aplikasi e-book meningkat di Banyuwangi. Peningkatan kunjungan ke perpustakaan Banyuwangi secara digital ini terjadi selama pandemi Covid-19.

“Kunjungan ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi malah menurun, banyak yang beralih ke e-book,” ujar  Kepala Bidang Perpustakaan Banyuwangi, Fitrin Kuntartini, seperti yang dikutip dari TIMESIndonesia, Jumat (15/1/2021).

Ia menyebutkan kunjungan ke kantor perpustakaan menurun drastis, lebih dari 100 persen. Biasanya ada 150 sampai 200 orang yang berkunjung, tetapi kini tidak lebih dari 60 orang.

Mobil perpustakaan keliling juga berhenti beroperasi saat ini. Padahal, dulu setiap hari selalu ada kunjungan ke sekolah, car free day, kegiatan kepemudaan atau kegiatan yang melibatkan massa banyak.

Meskipun demikian, ia bersyukur karena mulai banyak orang beralih ke e-book. Aplikasi ini menjadi terobosan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi.

“Selama pandemi Covid-19 ternyata pemuda tetap rajin baca buku dengan meningkatnya kunjungan ke perpustakaan Banyuwangi secara digital,” ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya