Liputan6.com, London: Tim sepakbola asal Inggris Leeds United diibaratkan seperti aktris Baywatch beraset besar Pamela Anderson. Perumpamaan itu muncul karena klub yang pernah berjaya dimasa lalu itu, saat ini sedang dalam proses akuisisi oleh GFH Capital, sebuah bank di Dubai.
"Leeds seperti Pamela Anderson muda. Memiliki kondisi yang sangat baik, dengan aset yang luar biasa dan masa depan yang bagus kedepannya," kata Ketua Eksekutif GFH Capital, David Haigh.
Dilansir laman The Sun, Selasa (9/10), bank tersebut dilaporkan akan mengambil alih dana klub itu sebesar 50 juta poundsterling. David Haigh yang juga penggemar Leeds ini mengatakan, proses tersebut memang akan berlangsung lama. Namun, pihaknya memperkirakan proses itu akan selesai pada akhir bulan ini.
"Seperti akuisisi besar kita harus menyeluruh dan itulah proses yang kita alami sekarang. Kita hampir sampai dan mudah-mudahan dalam waktu tiga pekan proses itu bisa rampung," ungkap David Haigh. "Kami bekerja sangat keras untuk mendapatkan kesepakatan, tetapi ada prosedur dan aturan yang harus diikuti," tambahnya.(IAN)
"Leeds seperti Pamela Anderson muda. Memiliki kondisi yang sangat baik, dengan aset yang luar biasa dan masa depan yang bagus kedepannya," kata Ketua Eksekutif GFH Capital, David Haigh.
Dilansir laman The Sun, Selasa (9/10), bank tersebut dilaporkan akan mengambil alih dana klub itu sebesar 50 juta poundsterling. David Haigh yang juga penggemar Leeds ini mengatakan, proses tersebut memang akan berlangsung lama. Namun, pihaknya memperkirakan proses itu akan selesai pada akhir bulan ini.
"Seperti akuisisi besar kita harus menyeluruh dan itulah proses yang kita alami sekarang. Kita hampir sampai dan mudah-mudahan dalam waktu tiga pekan proses itu bisa rampung," ungkap David Haigh. "Kami bekerja sangat keras untuk mendapatkan kesepakatan, tetapi ada prosedur dan aturan yang harus diikuti," tambahnya.(IAN)