Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tidak mengenal artis berbakat yang satu ini? Ya, Reza Rahadian merupakan salah satu aktor terbaik yang dimiliki Indonesia. Pria kelahiran Bogor, 5 Maret 1987 ini, awalnya mengawali karir di dunia entertainmen sebagai model.
Namanya menjadi melambung berkat perannya dalam film berjudul Perempuan Berkalung Sorban pada tahun 2009. Dari film tersebut ia berhasil mendapatkan penghargaan Pemenang Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia di tahun 2009.
Advertisement
Dari situlah, prestasi yang dimilikinya kian meningkat pesat. Banyak film tanah air yang menjadikannya pemeran utama. Kini Reza Rahadian hampir setiap tahunnya selalu mengisi dunia perfilman Indonesia.
Tidak hanya terkenal sebagai aktor, ia pun juga beberapa kali menjadi pembawa acara dalam sebuah perhelatan. Nah, ini dia lima rekomendasi film Reza Rahadian yang bisa jadi tontonan di rumah. Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Saksikan video pilihan berikut ini
Perempuan Berkalung Sorban
Perempuan Berkalung Sorban merupakan salah satu judul film yang membesarkan nama Reza Rahardian. Lewat perannya sebagai Samsudin, ia berhasil meraih penghargaan Pemenang Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia di tahun 2009.
Film ini sendiri diadaptasi dari novel dengan judul yang sama, menceritakan tentang perjalanan hidup Anissa (Revalina S. Temat), seorang wanita berkarakter cerdas, berani, dan berpendirian kuat.
Anissa hidup dan dibesarkan dalam lingkungan dan tradisi Islam konservatif di keluarga Kyai yang mengelola sebuah pesantren kecil Salafiah putri Al-Huda di Jawa Timur, Indonesia. Dalam lingkungan dan tradisi konservatif tersebut, ilmu sejati dan benar hanyalah al-Qur’an, Hadits dan Sunnah, dan buku-buku modern dianggap sebagai ajaran menyimpang.
Test Pack Youre My Baby
Film Test Pack Youre My Baby ini mempertemukan Reza Rahadian dan Acha Septriasa untuk beradu akting bersama menjadi pasangan suami istri.
Mengisahkan kehidupan suami istri, bernama Rahmat dan Tata yang merupakan pasangan muda kelas menengah. Rahmat merupakan seorang psikolog, sementara Tata bekerja di bidang periklanan. Selama tujuh tahun menikah, mereka belum dikaruniai keturunan.