Liputan6.com, Jakarta Maverick Vinales harus start dari pit lane di MotoGP Eropa usai Monster Energy Yamaha dinyatakan melakukan pelanggaran. Yamaha melanggar batasan penggunaan mesin dalam satu musim pada latihan bebas MotoGP Eropa Jumat (6/11/2020).
Vinales, yang kini ada di peringkat ketiga klasemen MotoGP, semakin frustrasi dengan penalti dari pengawas balapan MotoGP Eropa ini. Sebelumnya, dia merasa sudah kehabisan mesin jelang tiga seri terakhir.
Advertisement
"Anda bisa bayangkan bagaimana perasaan saya. Setiap tahun kami membuang kesempatan untuk juara karena kesalahan," ujar Vinales seperti dikutip crash.
"Jadi tentu saja saya merasa sangat buruk, tapi saya punya kehidupan sempurna. Saya tak mau marah lagi. Saya ingin bahagia."
Meski bermasalah sepanjang musim ini, Maverick Vinales masih sempat jadi memenangkan salah satu seri. Dia menang di MotoGP Emilia Romagna pada September lalu.
Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini:
Berusaha Optimistis
Vinales mengaku berusaha optimistis untuk menatap musim berikutnya.
"Kalaupun saya tidak punya peluang tahun ini, saya masih akan mendapatkan peluang tahun depan dan tahun berikutnya," katanya.
"Saya masih punya kontrak dua tahun lagi dengan Yamaha, kami bisa melakukan hal besar."
Balapan
Soal balapan, Vinales mengaku tak tahu harus berbuat apa. Namun dia akan berusaha meraih hasil terbaik dengan start di posisi terburuk.
"Kita tunggu apakah saya bisa ambil sesuatu yang positif dari lawan. Mungkin saa hujan atau bendera meras sehingga saya bisa start di grid, saya tak mau kehilangan semangat," ujarnya.
"Kami tentu marah karena tak bisa start di kondisi yang sama dengan pembalap lainnya. Tapi itu masalah kami."
Tambah Masalah
Seakan tak berhenti disitu, masalah Vinales bertambah di paddock. Soalnya salah satu kru positif covid-19.
"Saya benar-benar tak paham situasinya, Anda lihat saya tak membuka masker saya," ujarnya.
Jadwal MotoGP
Sabtu (7/11/2020)
16:55 - 17:40: FP3
20:10 - 20:40: FP4
20:50 - 21:05: Kualifikasi 1
21:15 - 21:30: Kualifikasi 2
Minggu (8/11/2020)