Liputan6.com, Jakarta - Everton melampaui ekspektasi dengan menduduki puncak klasemen sementara Liga Inggris 2020/2021. Meski kompetisi baru berusia lima pertandingan, pertanda yang terlihat menunjukkan The Toffees bakal bertahan di papan atas.
Skenario tersebut membuka prospek cerah bagi klub yang bermarkas di Goodison Park ini. Everton bakal menjadi salah satu wakil Inggris di pentas internasional.
Advertisement
Namun di sini terletak masalah. Hubungan Everton dengan kompetisi Eropa tidak terlalu baik.
Salah satu acuan adalah statistik individu. Top skor The Toffees di ajang Benua Biru adalah Romelu Lukaku dengan torehan delapan gol. Angka tersebut jauh di bawah nama-nama lain.
Jangankan bersaing melawan Thierry Henry (42, Arsenal), Steven Gerrard (41, Liverpool), Wayne Rooney (39, Manchester United), atau bahkan Jermain Defoe (23, Tottenham Hotspur). Lukaku juga kalah dibanding John Wark (14, Ipswich Town) dan Mick Channon (9, Southampton).
Saksikan Video Everton Berikut Ini
Sempat Juara
Rapor Everton di Eropa sebenarnya tidak buruk. Mereka menjadi juara Piala Winners 1985. Namun, momen positif lain di panggung kontinental jarang dirasakan.
Jika mencapai perempat final adalah standar untuk mendefinisikan kampanye sukses, maka The Toffees hanya dua kali tersenyum. Selain ketika memenangkan Piala Winners, capaian lainnya dicatat kala masuk delapan besar Piala Champions 1970/1971.
Dengan dua kali masuk perempat final kompetisi Eropa, Everton sejajar dengan West Bromwich Albion dan Burnley. Mereka kalah dari nama-nama seperti Ipswich Town, Wolverhampton Wanderers, Nottingham Forest, West Ham United, Aston Villa, Manchester City, Newcastle United, dan Leeds United. Serta tentunya Tottenham, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United yang lebih rutin berpartisipasi di Eropa.
Rekor Semenjana
Rekor buruk Everton makin terlihat jika dibandingkan dengan sesama klub Inggris Raya. The Toffees disingkirkan klub Skotlandia Dunfermline pada partisipasi pertama di pentas Eropa yakni Piala Fairs 1963.
Dunfermline kemudian mampu mencapai perempat final ajang Eropa tiga kali sepanjang sejarah. Wakil Skotlandia lain seperti Hibernian, Aberdeen, Dundee United, serta tentunya Rangers dan Celtic, memiliki rekor yang lebih baik. Klub Wales Cardiff City juga bisa mencapai babak 8 besar di tiga kesempatan.