Rossi: Menonton MotoGP Aragon di Rumah Bagai Pisau Menusuk Luka

Valentino Rossi merasa sedih dan terluka karena hanya berdiam di rumah. Dia mengaku kondisinya kini semakin membaik.

oleh Defri SaefullahDiperbarui 19 Oktober 2020, 20:15 WIB
Valentino Rossi merasa sedih harus menonton MotoGP di rumah (AFP/Javier Soriano)

Liputan6.com, Aragon- Valentino Rossi tetap bersuara di masa karantina mandirinya usai dinyatakan positif Covid-19. Status ini membuat Rossi harus absen di dua kali balapan di Aragon.

Rossi memang nyaman menonton MotoGP di rumahnya di Tuvulia, Italia. Namun dia juga merasakan ketegangan saat adik tirinya Luca Marini dan muridnya Bezzecchi terjatuh di balapan Moto2 Aragon.

"Menonton motor Yamaha melaju dengan cepat seperti luka ditusuk pisau. Saya tampil bagus di Barcelona dan Le Mans, jadi sangat sulit untuk diam di rumah saja," kata Rossi seperti dikutip gpone.

"Saya baru mulai bicara lagi. Saya tak bergerak dan diam saja di depan televi. Saya pikir Bez akan memenangkan balapan karena bagus. Saya tak percaya dia jatuh juga."

Valentino Rossi mengalami musim yang suram di MotoGP musim ini. Sebelum divonis positif Covid-19, Rossi juga alami insiden jatuh tiga kali di tiga balapan beruntun.

 

Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini:


Soal Karantina

Valentino Rossi (AP Photo/Hanson Joseph, File)

Rossi juga bicara soal karantina mandiri yang sedang dijalaninya. Dia menilai karantina lebih menyedihkan dibandingkan lockdown.

"Saya pikir ini seperti lockdown, tapi saya selalu sendiri tanpa melihat siapapun. Ini membosankan dan menyakitkan," ujar Rossi.

"Sekarang saya baik-baik saja. Saya masih lemah tapi tidak lagi demam. Saya sakit selama satu hari setengah, tapi sudah pulih."

 


Momen Salah

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat latihan cepat (FP3) MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Racing, Spielberg, Sabtu (15/8/2020). Vinales keluar sebagai rider tercepat dengan waktu terbaiknya 1 menit 24,317 detik. (AFP/Joe Klamar)

 

Rossi menilai penyakit yang dideritanya tiba di momen yang salah.

"Hal ini terjadi di situasi yang sudah sulit. Saya baru saja jalani tiga balapan tanpa finis, sangat sedih ada di rumah terus," katanya.

"Sulit menonton balapan di televisi. Saya tak bisa ikut balap pekan ini, juga pekan berikutnya. Semakin sehat Anda, semakin putus asa jadinya."


Klasemen MotoGP

Posisi-pembalap-asal-tim-motor-poin- perbedaan

1 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 121

2 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1) 115 (-6)

3 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 109 (-12)

4 Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP20) 106 (-15)

5 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 92 (-29)

Lanjut Baca:

6 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) 87 (-34) 7 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 85 (-36) 8 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP20) 82 (-39) 9 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM (RC16) 77 (-44) 10 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69 (-52) 11 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)* 67 (-54) 12 Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)* 67 (-54) 13 Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP20) 65 (-56) 14 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 58 (-63) 15 Johann Zarco FRA Reale Avintia (GP19) 53 (-68) 16 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP20) 42 (-79) 17 Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) 27 (-94) 18 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 21 (-100) 19 Iker Lecuona SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 20 (-101) 20 Bradley Smith GBR Aprilia Gresini (RS-GP) 11 (-110) 21 Stefan Bradl GER Repsol Honda (RC213V) 8 (-113) 22 Tito Rabat SPA Reale Avintia (GP19) 8 (-113) 23 Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP20) 4 (-117

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya