FOTO: Perempuan Ini Ubah VW Kodok Jadi Toko Bunga Keliling

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 16 Oktober 2020, 13:00 WIB
VW Kodok Jadi Tempat Jualan Bunga
Perempuan kelahiran Rio de Janeiro Brasil ini sengaja mengubah VW kodok jadi tempat jualan lantaran ia mengalami kebangkrutan akibat pandemi COVID-19
Roberta Machado (kanan) asal Brasil dan pelanggan berbincang di sebelah VW Beetle 1969 miliknya yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)
Roberta Machado dari Brasil menata bunga dan tanaman untuk dijual dengan Volkswagen Beetle 1969 yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)
Roberta Machado dari Brasil menata bunga dan tanaman untuk dijual dengan Volkswagen Beetle 1969 yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)
Roberta Machado dari Brasil duduk di Volkswagen Beetle 1969 miliknya yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)
Roberta Machado dari Brasil berpose dengan Volkswagen Beetle 1969 miliknya yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)
Roberta Machado dari Brasil menata bunga dan tanaman untuk dijual dengan Volkswagen Beetle 1969 yang diubah menjadi toko bunga keliling di Copacabana, Rio de Janeiro, Rabu (14/10/2020). Perempuan 51 tahun ini mengubah VW kodok untuk bertahan dari krisis akibat pandemi COVID-19. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya