Liputan6.com, Jakarta Aksi demonstrasi menolak disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dilakukan masyarakat di sejumlah wilayah berujung kerusuhan. Salah satunya di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta. Awalnya aksi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB oleh berbagai elemen buruh, mahasiswa, serta pelajar berlangsung secara damai.
Mereka melakukan orasi secara bergantian berisi tuntutan penolakan UU Cipta Kerja. Namun saat gelombang massa semakin bertambah, kerusuhan tak bisa terhindarkan. Sejumlah lemparan batu dan botol air minum beterbangan di depan Gedung DPRD DIY yang berlokasi di Jalan Malioboro itu.
Advertisement
Pelemparan batu melebar di sekitar area gedung DPRD DIY hingga mengenai sejumlah bangunan. Alhasil demo tersebut meninggalkan bekas lain di kawasan tersebut. Pasalnya usai demo berakhir, banyak sampah yang berserakan di sejumlah titik di Malioboro. Melihat kondisi tersebut, sejumlah relawan dan masyarakat Jogja pun akhirnya ikut turun tangan dengan melakukan gotong royong membersihkan sampah sisa demo.
Salah satu cuitan pengguna Twitter @mbahJogja juga mengajak seluruh masyarakat Jogja untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah hasil unjuk rasa. Hal itu dilakukan agar Jogja kembali bersih dan nyaman. Foto-foto warga Jogja yang ikut membersihkan sampah sisa demo beredar di media sosial.
Aksi warga Jogja bersih-bersih itu mendapat berbagai pujian dari warganet. Berikut potret warga Jogja bersih-bersih bekas demo di Malioboro, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (9/10/2020).