Liputan6.com, Jakarta Sevilla sukses meraih trofi Liga Europa setelah mengalahkan Inter Milan 3-2 pada laga final di RheinEnergieStadion, Koln, Jumat (21/8/2020) atau Sabtu dini hari WIB. Kemenangan ini makin mengukuhkan status Sevilla sebagai Raja Liga Europa.
Pertandingan final Liga Europa yang disiarkan langsung SCTV dan live streaming di Vidio berjalan sengit. Inter Milan mampu membuat gol cepat lewat Romelu Lukaku dan Diego Godin.
Advertisement
Namun, Sevilla mampu membalikkan keadaan lewat De Jong dan gol indah Diego Carlos, yang menjadi penentu kemenangan klub Spanyol itu.
Inter Milan yang kini dijejali mantan-mantan jebolan Premier League sebenarnya tengah berusaha mencari gelar hiburan setelah gagal di Italia. Sementara Sevilla ingin terus mengulang kembali era kejayaannya di ajang Liga Europa.
Selain berjalan sengit dan ketat, laga Inter Milan kontra Sevilla di final Liga Europa juga menyisakan catatan dan fakta menarik. Tidak hanya statistik tim, catatan prestasi pemain termasuk pelatih juga mewarnai perjalanan kedua tim.
Simak Video Final Liga Europa Berikut Ini
Fakta Menarik
. Sejak 2009-10, Liga Europa telah dimenangkan oleh manajer Spanyol di enam dari 11 final (Unai Emery 3 kali, Quique Sánchez Flores, Rafael Benítez, Julen Lopetegui).
. Sevilla telah memenangkan Piala UEFA / Liga Europa enam kali, lebih banyak dari tim manapun dalam sejarah kompetisi
. Diego Godin, yang mencetak gol di final Liga Champions 2014 untuk Atletico, adalah pemain keenam yang mencetak gol di final Piala Eropa / Liga Champions dan final Piala UEFA / Liga Europa setelah Steven Gerrard, Hernan Crespo, Dmitri Alenichev, Allan Simonsen dan Pedro.
. Romelu Lukaku adalah pemain pertama yang mencetak gol dalam enam pertandingan babak sistem gugur berturut-turut di kompetisi besar Eropa sejak Cristiano Ronaldo antara 2012 dan 2013.
Fakta Menarik Lainnya
. Jesús Navas tampil di final Piala UEFA / Liga Europa pertamanya sejak 2007 untuk Sevilla melawan Espanyol; Jarak 13 tahun antara penampilan terakhirnya adalah yang terpanjang dalam sejarah kompetisi bersama Amedeo Carboni dengan Valencia (1991) dan Roma (2004).