Ayu Jasmine Jabat National Director untuk Ajang Internasional

Menurut Ayu Jasmine, acara ini sudah dimulai secara internasional sejak 2018.

oleh Sapto PurnomoDiperbarui 20 Juli 2020, 15:54 WIB
Miss Polo Indonesia 2020 yang ditangani oleh Ayu Jasmine. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Ayu Jasmine yang dikenal setelah mengikuti ajang Miss Tourism World 2019, kini tengah sibuk mengurus agenda pemilihan bertema Miss Polo Indonesia 2020. Pemenang ajang ini nantinya akan mewakili Indonesia di Bali dalam Miss Polo Internasional.

Menurut Ayu Jasmine yang menjabat sebagai National Director Miss Polo Indonesia, acara ini sudah dimulai secara internasional sejak 2018 lalu. Namun di Indonesia, lisensi untuk membuka yayasan bagi ajang tersebut baru dimulai pada 2019.

"Jadi kami telah memilih lima besar, semuanya akan dikirim ke ajang internasional. Namun prioritas kami tetap di tiga besar saja dulu, karena sudah di depan mata," jelas Ayu Jasmine kepada wartawan di Hotel Ambhara Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2020).

 


Daftar Ajang

Miss Polo Indonesia 2020 yang ditangani oleh Ayu Jasmine. (Ist)

"Pemenang pertama akan kami kirimkan ke Miss Polo Intenasional, pemenang ke dua Miss Pelana, pemenang ke tiga Miss Heritage, pemenang keempat dan kelima nanti akan diinfokan lagi. Karena peagent melangsungkan acara selama pandemi itu hanya tiga tadi," sambung Ayu Jasmine menambahkan.


Acara Amal

Menariknya, Ayu Jasmine menyebut bahwa ajang ini merupakan bagian dari acara amal. Satu hal yang menjadi sorotan utama untuk diberikan bantuan adalah bidang pendidikan.

"Iya, acara ini berbasis charity dan peagent kami itu non bikini peagent, baik di Indonesia maupun di skala internasional. Kami juga bergerak di bidang pendidikan jadi ada charity dan edukasi," ujar Ayu Jasmine.

 


Kendala

Tak selalu mulus, rupanya ada sejumlah halangan yang membuat ajang ini terhambat pelaksanaannya. Salah satunya adalah batalnya Kementerian Pariwisata sebagai lokasi penyelenggaraan ajang ini.

 


Tak Boleh Berkerumun

"Kami tadinya mau di aula, namun karena adanya larangan untuk mengadakan kerumunan dan satu ruangan maksimal hanya 30 orang, sehingga kami tetap melaksanakan pemilihan di aula hotel," terang Ayu Jasmine.

"Sehingga acara tetap berjalan juga pastinya semua orang memakai masker dan mematuhi protokol yang berlangsung," tandasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya