Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mengamankan gelar juara Liga Spanyol 2019/2020 usai menaklukkan Villarreal 2-1, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. Meski tanpa fans, perayaan kesuksesan dilakukan di atas lapangan. Para pemain Real Madrid beserta staf larut dalam suka cita.
Kemenangan Real Madrid atas Villarreal tercipta berkat dua gol Karim Benzema. Sementara satu gol Villarreal dicetak Vicente Iborra.
Advertisement
Tambahan tiga angka dari laga ini membuat Real Madrid tidak mungkin dikejar rival terdekat sekaligus juara sebelumnya Barcelona. Mereka memiliki 86 poin atau unggul tujuh angka. Barcelona tidak mungkin mengejar karena kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan.
Ini adalah gelar ke-34 bagi Los Blancos. Pelatih Zinedine Zidane pun menjadi sasaran perayaan Sergio Ramos dkk. Secara beramai-ramai, mereka melemparkan tubuh sang pelatih ke udara.
Apa kunci sukses Real Madrid menggeser Barcelona yang berjaya empat tahun berturut-turut? Berikut penjabarannya:
Saksikan Video Real Madrid Berikut Ini
Pola Pikir Positif Zidane
Pada bulan Agustus silam, Real Madrid tak diunggulkan untuk menjuarai musim ini karena tertinggal 19 poin dari Barcelona di edisi sebelumnya serta minim pergerakan di bursa transfer.
Namun Zidane memiliki aura positif sejak awal musim. Dia terus meyakinkan dunia bahwa Real Madrid memiliki pemain-pemain terbaik, dan gelar LaLiga adalah misi utama mereka musim ini.
Waktu berjalan, Zidane tetap memiliki optimisme yang sama, dan itu menjadi bentuk dukungan terbesar untuk pemain melewati segala tantangan yang ada, baik di dalam maupun luar lapangan
Solid di Belakang
Hanya kebobolan 23 gol dari 37 pertandingan terbukti krusial bagi Madrid untuk meraih gelar juara. Tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan menjadi modal mereka untuk meraih gelar juara.
Los Blancos juga hanya kebobolan empat gol dalam 10 pertandingan setelah jeda Covid-19. Ini membuktikan betapa solidnya pertahanan mereka.
Kiper Thibaut Courtois berhasil menjaga gawangnya tak kebobolan selama 500 menit, dan raihan itu tak lepas dari dukungan pertahanan dari Sergio Ramos, Raphaël Varane, dan Casemiro.
Gol Benzema dan Distribusi Rata
Raihan 21 gol Karim Benzema sangat krusial. Namun dia juga dibantu oleh keseluruhan tim.