15 Kekalahan Telak Timnas Indonesia: Dibantai Bahrain 0-10

Selain melawan Bahrain, masih banyak kekalahan telak yang pernah dialami Timnas Indonesia.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 13 Juli 2020, 17:10 WIB
Pemain Timnas Indonesia: Andik Vermansyah, Gavin Kwan dan Stefano Lilipaly. (Bola.com/Dody Iryawan)

Jakarta - Timnas Indonesia pernah menjadi Macan Asia. Tim berjuluk Skuat Garuda ini kerap berpesta gol ke gawang lawan. Namun, bukan berarti Timnas Indonesia tidak pernah menelan kekalahan telak.

Situs penyedia data statistik, RSSSF mencatat, kekalahan telak pertama Timnas Indonesia adalah dari Yugoslavia. Skuad Garuda dipermak 1-5 di pertandingan persahabatan pada 1956 silam.

Era 1950-an hingga 1990-an, skor pertandingan Timnas Indonesia memang kerap mencolok. Baik itu kemenangan maupun kekalahan.

Mulai era 2000-an hingga sekarang, hasil pertandingan mulai berimbang. Skor-skor besar hampir jarang terjadi. Mengingat, tiap lawan mulai mengalami perkembangan.

Saat kualitas tim lain perlahan meningkat, Timnas Indonesia justru sebaliknya. Skuad Garuda babak belur di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Termasuk ketika dihancurkan Uni Emirat Arab (UEA) 0-5 pada babak penyisihan Grup G, 10 Oktober 2019.

Masih ada banyak lagi pertandingan Timnas Indonesia yang berakhir dengan kekalahan telak. Berikut 15 di antaranya:

Saksikan Video Timnas Indonesia di Bawah Ini


Bahrain 10-0 Timnas Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia hanya bisa terdiam, kontras dengan timnas Malaysia usai membobol gawang Indonesia di final leg kedua Piala AFF 2010 di Jakarta. (AFP/Bay Ismoyo)

Penampilan Timnas Indonesia ketika melawan Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia begitu memalukan. Bermaterikan pemain kelas dua dan tiga yang berasal dari Indonesia Premier League (IPL), Skuad Garuda dihajar sepuluh gol tanpa balas.

Pada pertandingan itu, Timnas Indonesia terpaksa bermain dengan sepuluh orang dari menit ketiga karena kiper Syamsidar dikartu merah wasit. Pelatih Aji Santoso pun ikut-ikutan diusir ke luar lapangan karena melancarkan protes berlebihan.

Kisruh dualisme kompetisi membuat pelatih Aji Santoso tak bisa memaksimalkan pemain-pemain terbaik, karena peserta Indonesia Super League (ISL) menolak melepas pemainnya. Jadilah Timnas Indonesia hanya diperkuat bintang-bintang IPL.

Kekalahan ini merupakan yang terburuk sepanjang masa bagi Timnas Indonesia. Tidak pernah sebelumnya Skuad Garuda menelan kekalahan dengan margin 10 gol.

Tidak lama setelah hasil mengenaskan itu, Aji mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.


Denmark 9-0 Timnas Indonesia

Pemain Timnas Malaysia, Mohamadou Sumareh (13), dikepung pemain Timnas Indonesia dalam laga Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Nasional, Bukit Jalil (19/11/2019). (AFP/Kamarul Akhir))

Timnas Indonesia berkesempatan melawan Denmark ketika melakoni tur Eropa pada 1974. Skuad Garuda betul-betul mendapatkan pengalaman berharga setelah dilumat 0-9 oleh tim berjulukan Dinamit tersebut.

Lanjut Baca:

Saat itu, Timnas Indonesia dilatih oleh Aang Witarsa dan kekalahan dari Denmark berlangsung di Kopenhagen. Margin sembilan gol ini merupakan kekalahan terbesar kedua sepanjang masa bagi Skuad Garuda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya