6 Fakta Film The Man Standing Next, Salah Satunya Mengeruk Uang Rp 475 Miliar

The Man Standing Next yang dibintangi Lee Byung-Hun dan Kim So-Jin merajai tangga box office Korea awal tahun ini.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 12 Juli 2020, 10:30 WIB
Poster film The Man Standing Next. (Foto: Dok. IMDb/ Showbox)

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat film Korea Selatan The Man Standing Next yang dibintangi Lee Byung Hun dan Kim So Jin? Karya sineas Woo Min Ho ini menorehkan prestasi membanggakan.

Dirilis di jaringan bioskop sejak Januari 2020 dan diadang wabah Corona Covid-19, The Man Standing Next membukukan pendapatan puluhan juta rupiah di negara asalnya.

Di Indonesia, The Man Standing Next tidak tayang di bioskop. Penonton bisa mengakses film ini di situs resmi maupun aplikasi KlikFilm. Kali ini Showbiz Liputan6.com merangkum 6 fakta menarik The Man Standing Next. Simaklah.


1. Intrik Politik Berujung Pembunuhan

Adegan film The Man Standing Next. (Foto: Dok. Showbox/ KlikFilm)

The Man Standing Next mengisahkan Korea kala dikuasai Presiden Park (Lee Sung Min) di era 1970-an. Presiden Park memegang kendali atas Badan Intelijen Korea (KCIA) yang membuat Kepala KCIA, Kim Gyu-pyeong (Lee Byung Hun) gerah. Puncaknya, dibuatlah rencana mengeksekusi Sang Presiden.

Keadaan merumit saat politikus Park Yong Gak (Kwak Do Won) bersaksi di muka sidang di AS. Ia memiliki naskah bertajuk “Pengkhianat Revolusi” yang membuat kuping Presiden Park panas.


2. Sabet Empat Penghargaan

Adegan film The Man Standing Next. (Foto: Dok. Showbox/ KlikFilm)

Panen kritik positif dari kritikus dan penonton, The Man Standing Next berjaya di beberapa festival. Di Baek Sang Art Awards 2020 misalnya, Lee Byung Hun menang kategori Pemeran Utama Pria Terbaik. Film ini juga unggul di kategori Technical Award (tata rias wajah dan rambut).

Sementara Chunsa Film Art Awards 2020 menetapkan Lee Byung Hun sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik. Di ajang yang sama, Lee Sung Min yang melakonkan Presiden Park digelari Pemeran Pendukung Pria Terbaik.


3. Gempita Rp 475 Miliar

Adegan film The Man Standing Next. (Foto: Dok. Showbox/ KlikFilm)

Tak hanya sukses di karpet merah festival, The Man Standing Next memuncaki tangga box office Negeri Gingseng dengan pendapatan lebih dari 34 juta dolar AS atau sekitar 475 miliar rupiah.

Pencapaian ini membuat publik terperenyak mengingat The Man Standing Next bergenre thriller politik berbasis sejarah. Terbilang berat untuk dicerna, tapi pasar rupanya memihak pada film berdurasi 114 menit ini.


4. Adaptasi Novel Nonfiksi

Adegan film The Man Standing Next. (Foto: Dok. Showbox/ KlikFilm)

Fakta yang satu ini bisa jadi sudah banyak yang tahu. Film The Man Standing Next diadaptasi dari novel nonfiksi berjudul Chief of Namsan karya Kim Choong-sik.

Lanjut Baca:

Sebelum diproyeksikan ke layar lebar lewat skenario buatan Woo Min Ho, kisah The Man Standing Next tayang di koran Dong-A Ilbo Korea pada 1990 hingga 1992.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya