Jakarta - Status Barcelona sebagai salah satu klub sepak bola terbesar dunia tidak perlu dibantah. Mereka sudah menguasai berbagai ajang hingga level dunia.
Barcelona berhasil memenangkan 26 gelar La Liga. Selain itu, klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut juga mampu menyabet lima trofi Liga Champions.
Advertisement
Kesuksesan Barcelona tentu saja tak lepas dari pengaruh seorang kapten. Saat ini peran tersebut dipegang oleh Lionel Messi.
Kapten timnas Argentina itu adalah pemain yang sangat berbakat. Pemenang enam Ballon d'Or itu mengambil ban kapten ketika Andres Iniesta meninggalkan klub pada tahun 2018.
Namun, meski Messi bisa dibilang sebagai pemain terbaik klub, ia masih belum pantas untuk dianggap sebagai kapten terbaik Barcelona.
Berikut ini lima kapten terbaik Barcelona seperti dikutip dari Sportskeeda.
Saksikan Video Barcelona Berikut Ini
Jose Ramon Alexanko
Penggemar Barcelona modern mungkin tidak mengenal nama Jose Ramon Alexanko. Namun, pemain yang dijuluki 'Talin' itu adalah salah satu kapten Blaugrana yang paling sukses.
Alexanko bergabung dengan Barcelona dari Athletic Bilbao pada 1980. Pemain yang berposisi bek tengah itu langsung menjadi bagian penting dari skuad Barca dan dinobatkan sebagai kapten klub pada tahun 1986.
Di musim pertamanya kepemimpinannya, Barcelona berhasil melangkah ke final Piala Champions 1986. Sayangnya, Barcelona kalah dalam adu penalti melawan Steaua Bucharest.
Selama menjadi kapten, Alexanko berhasil meraih tiga gelar La Liga, Piala Winners dan akhirnya mengangkat Piala Champions pada 1992.
Andres Iniesta
Dikenal luas sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, gelandang legendaris Andres Iniesta juga merupakan salah satu pemain Barcelona yang paling sukses.
Namun, banyak kejayaannya di Camp Nou terjadi pada tahun-tahun sebelum menjadi kapten karena ia harus menunggu beberapa saat untuk mengambil ban kapten.
Iniesta menjadi kapten dengan menggantikan Xavi pada tahun 2015. Pemain internasional Spanyol itu menjadi kapten Barca hanya selama tiga musim. Tetapi selama periode itu, ia memimpin La Blaugrana meraih dua gelar La Liga dan tiga Copa Del Rey.