4 Fakta Unik Sepak Bola Indonesia: Laga Ditunda Karena Pilkades Hingga Klub Gonta-Ganti Nama

Sepak Bola Indonesia selalu memiliki keunikannya tersendiri. Tak hanya satu, tapi begitu banyak hal unik yang kadang membuat kita menggelengkan kepala.

oleh Yus Mei SawitriBenediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 Juni 2020, 21:10 WIB
Liga 1 - Persija Jakarta dan Persib Bandung (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta - Sepak bola Indonesia tak pernah kehabisan cerita. Ada saja kisah-kisah menarik di lapangan, maupun dari sisi lainnya. 

Selain menghadapi jadwal kickoff kompetisi yang sulit ditebak, penundaan jadwal yang bisa terjadi sewaktu-waktu, hingga fenomena tim musafir, masih banyak sisi lain yang menarik digali. 

Ada fenomena beberapa klub yang ganti nama, lika-liku suporter dalam mendukung tim kesayangan di tempat-tempat jauh hingga tradisi turnamen antarkampung. Hal-hal seperti itu kadangkala sulit ditemui di negara-negara lain, alias hanya ada di Indonesia. 

Femomena tarkam misalnya. Beberapa orang di Indonesia rela merogoh kocek dalam-dalam demi membawa timnya ikut turnamen tarkam dengan menggaet-menggaet pemain yang berstatus profesional, dan tentu saja berbanderol mahal. 

Manuver mereka mungkin terasa aneh bagi orang-orang awam. Alasannya, apa manfaatnya mengeluarkan uang sebanyak mungkin padahal hadiah turnamen sangat kecil? Bagi mereka, keuntungan bukan lah segalanya. Itulah sisi unik dari sebuah turnamen antarkampung.  

Berikut ini empat hal unik yang kemungkinan hanya bisa ditemui di sepak bola Indonesia.


Laga Dipindah karena Pilkades? Tentu Saja Sangat Mungkin

(Media Persija)

Laga dipindah karena stadion sedang direnovasi bukan hal yang aneh. Tapi, ada yang unik ketika pertandingan Liga 1 2019 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta terpaksa digelar di Stadion Kapten I Wayang Dipta, Gianyar, Bali. 

Pertandingan tersebut harusnya digelar di Bandung karena Persib bertindak sebagai tuan rumah. Jika sesuai rencana, laga tersebut dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada 28 Oktober 2019. 

Namun, pihak kepolisian tak memberikan izin pertandingan pada hari itu. Alasannya pada 27 dan 28 Oktober ada perhelatan Pilkades Serentak di Kabupaten Bandung. Alhasil, polisi fokus mengamankan agenda politik tersebut. 

Daripada terus diundur, laga Persib kontra Persija akhirnya dipindah ke Bali. Laga tersebut dimenangi Persib Bandung dengan skor 2-0 pada lanjutan Shopee Liga 1 2019. 

Apakah ada di belahan lain dunia alasan penundaan seperti itu? Hmm... sepertinya tidak.


Laga Ditunda, Besoknya Bisa Ditonton Gratis

(Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Pernah menemukan di sepak bola Indonesia pertandingan yang seharusnya digelar sore atau malam tiba-tiba harus ditunda? Biasanya penundaan diambil karena kondisi cuaca, seperti hujan lebat yang membuat lapangan di stadion tergenang. 

Lanjut Baca:

Kejadian seperti itu sering terjadi di sepak bola Indonesia karena banyak stadion Indonesia yang belum punya sistem drainase yang bagus. Alhasil, ketika hujan terus menerus lapangan akhirnya banjir.  Jika terjadi seperti itu, permainan menjadi tidak maksimal karena bola sulit bergulir. Wasit terkadang dengan terpaksa harus menghentikan pertandingan.  Dalam beberapa kejadian, panpel akan memutuskan pertandingan tunda atau lanjutan akan digelar keesokan harinya, tentu terbuka untuk umum dan gratis. Pertandingan biasanya digelar pukul 07.00 atau 08.00 pagi. Pernah mengalami momen seperti itu? Lumayan kan bisa nonton pertandingan gratis, walaupun kadang terpaksa harus bolos sekolah atau terlambat sampai di kantor.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya