11 Pesepakbola Dunia yang Pernah Permalukan Diri Sendiri

Pesepak bola beken dunia juga manusia biasa. Dalam hidupnya mereka pernah melakukan kesalahan.

oleh Ario YosiaDiterbitkan 11 Juni 2020, 20:15 WIB
Eric Cantona dibeli MU dari Leeds United dengan harga 1,2 juta poundsterling. King Cantona sukses mencetak 82 gol untuk United dalam jangka waktu lima musim. (Bola.com/Istimewa)

Jakarta Pesepakbola top dunia kerap dianggap sebagai publik figur. Alhasil, penting bagi para pesepak bola menjaga imej. Meskipun begitu, masih banyak pesepak bola yang melakukan tindakan yang tidak terpuji yang berujung mempermalukan dirinya sendiri.

Pemain Leicester City, James Maddison, baru-baru ini melakukan tindakan yang kurang terpuji. Pesepakbola ini ketahuan pergi ke kasino setelah dipulangkan dari Timnas Inggris karena sakit.

Pemain berusia 22 tahun itu dipulangkan beberapa saat sebelum Timnas Inggris berangkat ke Praha. Kala itu, The Three Lions akan bertandang ke markas Republik Ceska untuk menjalani Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup G, Sabtu (12/10/2019).

Alih-alih beristirahat, Maddison malah terciduk berada di sebuah kasino di London. Melalui foto yang beredar, Maddison terlihat sedang berada di meja taruhan dengan mengenakan hoodie berwarna hitam.

Meskipun ketahuan, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) belum mengonfirmasi tentang kejadian tersebut. Sang pemain juga masih bungkam dengan kabar yang beredar itu.

Selain James Maddison, masih banyak pesepakbola yang pernah mempermalukan dirinya sendiri. Berikut Bola.com merangkum pesepak bola yang mencoreng mukanya sendiri karena tindakan yang tidak terpuji, seperti dilansir dari The Sportster.  


Eric Cantona

3. Eric Cantona - Simbol kejayaan MU ini ditunjuk menjadi kapten menggantikan posisi dari Steve Bruce. Meski hanya lima musim di Old Trafford dirinya tercatat sebagai kapten pertama di luar Britania Raya yang meraih trofi Piala FA.

Mantan pemain Manchester United itu pernah melakukan tindakan yang tidak terpuji saat berada di lapangan. Kala itu, Cantona melancarkan tendangan kung fu kepada pendukung Crystal Palace.

Kejadian tersebut terjadi pada Januari 1995. Eric Cantona memang dikenal sebagai pemain yang kerap melakukan tindakan kontroversial.


Jamie Vardy

Pemain Leicester City, Jamie Vardy melakukan protes kepada wasit saat timnya melawan Atletico Madrid pada laga leg pertama perempatfinal Liga Champions di Vicente Calderon stadium, (13/4/2017). Atletico menang 1-0. (AP/Paul White)

Pemain Leicester City, Jamie Vardy, pernah tertangkap kamera memanggil seseorang dari Asia Timur dengan sebutan 'Jepang'. Saat bermain poker, Vardy menyebut "Jap. Yo Jap. Berjalanlah. Berjalanlah. Oi, berjalanlah. Ya kamu, Jap. Berjalanlah."

Akibat perbuatannya tersebut, Jamie Vardy harus mendapatkan denda. Lantaran Vardy dianggap melakukan pelecehan terhadap ras.


Frank Rijkaard

Frank Rijkaard (Rediff)

Frank Rijkaard dianggap sebagai satu di antara gelandang terbaik di dunia. Rijkaard merupakan pemain penting saat bermain untuk Ajax Amsterdam dan AC Milan.

Ia berhasil memenangkan tujuh gelar domestik dan tiga trofi Liga Champions. Sayang, torehan luar biasa itu ternoda karena tindakannya saat Belanda melawan Jerman Barat pada Piala Dunia 1990.

Lanjut Baca:

Pada laga tersebut, Frank Rijkaard tertangkap kamera meludahi pemain Jerman Barat, Rudi Voller. Gara-gara perbuataannya tersebut dia diusir dari lapangan. Namun, setelah kejadian tersebut Rijkaard langsung meminta maaf.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya