Citizen6, Atambua: Warga masyarakat Kota Atambua digegerkan dengan sebuah fenomena alam yang tak lazim terjadi pada, Kamis (2/8). Pelangi yang biasanya muncul pada saat setelah hujan hadir disaat musim kering dan siang bolong terlihat berbeda. Terlihat jelas pelangi mengelilingi matahari dengan warnanya yang begitu indah. Kejadian ini muncul sekitar pukul 09.00 WITA dan disaksikan segenap warga Kota Atambua. Pelangi ini muncul sepanjang hari mengelilingi matahari. Matahari pun senantiasa mengeluarkan sinar yang begitu terang benderang dan membentuk cahaya bintang.
Pelangi biasanya selalu hadir setelah hujan namun kali ini di Atambua, pelangi hadir mengelilingi matahari dan muncul berbentuk cincin mengelilingi matahari dengan warnanya yang khas yakni merah jingga, kuning. Hijau, biru dan ungu. Dengan kehadiran fenomena alam ini sejumah warga Atambua mulai memprediksikan bahwa akan ada suatu kejadian besar terjadi ataukah berbagai ramalan yang akan muncul tentang suatu peristiwa besar yang akan terjadi.
Atambua merupakan sebuah kota kabupaten di propinsi NTT yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Beberapa minggu terakhir inipun situasi politik negara yang dipimpin presiden terpilih Taur Matan Ruak ini agak memanas setelah diadakannya pemilu presiden dan pemilu parlemen pada 16 juli lalu. (Pengirim: Fransiskus Pongky Seran)
Pelangi biasanya selalu hadir setelah hujan namun kali ini di Atambua, pelangi hadir mengelilingi matahari dan muncul berbentuk cincin mengelilingi matahari dengan warnanya yang khas yakni merah jingga, kuning. Hijau, biru dan ungu. Dengan kehadiran fenomena alam ini sejumah warga Atambua mulai memprediksikan bahwa akan ada suatu kejadian besar terjadi ataukah berbagai ramalan yang akan muncul tentang suatu peristiwa besar yang akan terjadi.
Atambua merupakan sebuah kota kabupaten di propinsi NTT yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Beberapa minggu terakhir inipun situasi politik negara yang dipimpin presiden terpilih Taur Matan Ruak ini agak memanas setelah diadakannya pemilu presiden dan pemilu parlemen pada 16 juli lalu. (Pengirim: Fransiskus Pongky Seran)