Update 24 Mei 2020: Pemerintah Pantau 42.551 ODP dan 11.389 PDP COVID-19

Pemerintah menyatakan masih memantau 42.551 ODP dan 11.389 PDP terkait COVID-19

oleh Giovani Dio PrasastiDiterbitkan 24 Mei 2020, 16:31 WIB
Petugas mengamati alat swab spesimen saat swab test di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Kamis (9/4/2020). Pemerintah Kota Tangerang melaksanakan swab test yang dilakukan untuk tenaga medis dan orang dalam pemantauan (ODP). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan masih ada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dipantau pemerintah.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengungkapkan, hari ini hingga pukul 12.00, pemerintah masih memantau 42.551 ODP dan 11.389 PDP.

"Sudah 404 kabupaten/kota yang terdampak di 34 provinsi," kata Yuri dalam siaran persnya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta pada Minggu (24/5/2020).

Sementara itu, sebanyak 248.555 spesimen terkait COVID-19 telah diperiksa oleh pemerintah.

"Ini kita periksa dengan baik menggunakan Real Time PCR ataupun mesin Tes Cepat Molekuler. Ini yang kita lakukan dan hari ini pun masih kita terus lakukan verifikasi hasil pemeriksaan spesimennya," kata Yuri.

Yuri mengatakan, selain untuk tes masif, hal tersebut juga demi melakukan tracing secara agresif.

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya