Liputan6.com, Jakarta- Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran tinggal menghitung hari. Hari Raya Idul Fitri merupakan hari raya yang selalu dinantikan oleh seluruh umat muslim.
Biasanya di hari tersebut seluruh umat muslim akan melaksanakan sholat Idul Fitri secara berjemaah.
Advertisement
Namun, dengan adanya pandemi virus Corona Covid-19 membuat Pemerintah mengeluarkan imbauan untuk melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri di rumah. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi.
Hukum sholat Idul Fitri sendiri yakni sunnah muakkad. Hukum sholat Idul Fitri ini sama halnya dengan hukum sholat Idul Adha dan Salat Witir.
Hari kemenangan
Idul Fitri kerap dikatakan sebagai hari kemenangan yang dinantikan umat muslim usai berpuasa selama satu bulan penuh. Dinamakan hari kemenangan sebab umat Islam telah berhasil menahan hawa nafsu dan mendirikan kebaikan dalam waktu 30 hari.
Tata cara sholat Idul Fitri sendiri sebenarnya diperbolehkan apabila umat Islam sedang berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk berjamaah. Namun, anjuran yang baik adalah dengan menunaikannya ialah secara berjamaah.
Waktu sholat Idul Fitri
Umumnya, sholat Idul Fitri dikerjakan secara berjamaah dan dilakukan di masjid. Seperti sholat Idul Adha, waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan salat Idul Fitri yakni pada pagi hari yang dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu Dzuhur.
Niat sholat Idul Fitri
Pada dasarnya, tata cara sholat Idul Fitri sendiri sama halnya dengan tata cara sholat secara umum. Namun, bacaan niat sholat Idul Fitri jelas berbeda dengan bacaan niat sholat yang lainnya. Berikut bacaan niatnya sebagai awal tata cara salat Idul Fitri sendiri di rumah.
Niat sholat Idul Fitri untuk imam:
"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa"
Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala”
Niat sholat Idul Fitri untuk makmum:
"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala"
Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala”