4 Jenis Vitamin B untuk Menunjang Puasa, Pahami Aneka Kegunaannya

Ada beberapa jenis vitamin B untuk menunjang puasa yang penting untuk dikonsumsi.

oleh Liputan6.comDiperbarui 30 Juni 2020, 15:04 WIB
ilustrasi vitamin buah/Photo by Trang Doan from Pexels

Liputan6.com, Jakarta Jenis vitamin B untuk menunjang puasa ini sebenarnya bisa didapat dari berbagai jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, karena puasa mewajibkan untuk tidak makan dan minum, maka jumlah asupan akan vitamin B cenderung berkurang.

Ada beberapa jenis vitamin B untuk menunjang puasa yang masing-masingnya memiliki kegunaannya sendiri. Memang, vitamin B merupakan jenis vitamin yang memiliki banyak jenis didalamnya, seperti B1, B2, B6, dan B12.

Berbagai jenis vitamin B untuk menunjang puasa ini sangat penting untuk dicukupi selama berpuasa. Karena, apabila kekurangan salah satu dari jenis vitamin B untuk menunjang puasa ini, akan berpotensi membuat fungsi organ tubuh tidak bekerja secara optimal.

Selain dengan mengonsumsi makanan bergizi, kebutuhan vitamin B juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi suplemen vitamin neurotropik. Salah satu suplemen vitamin neurotropik yang dapat dijadikan pilihan adalah NEUROBION (Putih).

Diproduksi oleh PT. Merck, Tbk untuk P&G Health. Baca aturan pakai, Bila gejala berlanjut – hubungi dokter. Reg. No. DBL7215806416B1.

Apa saja jenis vitamin B untuk menunjang puasa tersebut? Berikut ini Liputan6.com telah merangkum jenis vitamin B untuk menunjang puasa tersebut dari berbagai sumber, Senin (18/5/2020).


1. Vitamin B1

Ilustrasi Buah-buahan Credit: pexels.com/PhotoMIX

Jenis vitamin B untuk menunjang puasa yang pertama yaitu vitamin B1 atau thiamin. Pada saat berpuasa hampir 13 jam lamanya, tubuh akan kekurangan asupan berbagai jenis makanan atau sumber energi yang cukup. Nah, di sinilah jenis vitamin B1 atau thiamin ini menjalankan fungsinya. Jenis vitamin B1 ini menjalankan fungsi untuk membantu tubuh dalam memproses pencernaan zat glukosa yang dihasilkan dari makanan yang Anda konsumsi. Dimana pengolahan tersebut bertujuan agar glukosa dapat dijadikan energi yang membantu Anda beraktivitas saat sedang berpuasa.

Jenis vitamin B1 ini juga dapat bekerja bersama jenis vitamin B lainnya, yang umumnya akan disebut sebagai jenis vitamin B kompleks. Adanya kandungan vitamin B kompleks sangat penting dalam menjalankan fungsi untuk mengatur sistem kerja jantung, serta sistem pencernaan, dan sistem endokrin dalam tubuh Anda selama sedang berpuasa.

Agar asupan vitamin B1 harian tetap terpenuhi, maka pada saat Anda berbuka dan sahur bisa menambahkan menu-menu yang kaya akan kandungan vitamin B1. Beberapa jenis makanan tersebut yaitu seperti daging sapi, hati sapi, gandum, kacang-kacangan, buah beri, bayam, dan jagung.

Lanjut Baca:

Salah satu jenis vitamin B untuk menunjang puasa selanjutnya yaitu vitamin B2 atau yang juga disebut sebagai riboflavin. Menagapa tubuh harus mendapat asupan vitamin B2? Karena, vitamin B2 tersebut memiliki fungsi yang cukup banyak dalam melancarkan berbagai proses penting dalam sistem tubuh. Salah satu fungsi dari vitamin B2 bagi tubuh yaitu untuk memudahkan pemecahan karbohidrat, protein, dan lemak. Dengan terpecahnya kandungan tersebut, maka akan menghasilkan cukup energi yang membantu melancarkan aktivitas Anda selama berpuasa. Selain membantu dalam membentuk sumber energi, vitamin B2 juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit, penglihatan mata, organ pencernaan, dan kelancaran fungsi organ vital lainnya yang ada pada tubuh. Agar vitamin B2 asupannya tetap dapat terpenuhi saat puasa, maka Anda bisa mendapatkan asupan tersebut dari jenis makanan seperti kuning telur, daging merah, ikan salmon, ikan tuna, kacang kedelai, kacang almond, dan jenis gandum yang dikonsumsi saat sahur atau berbuka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya