10 Pencetak Gol Termuda Chelsea dalam Sejarah Liga Inggris, Termasuk Eks Striker Persib

Berikut 10 pemain yang tercatat menjadi pencetak gol termuda Chelsea di Liga Inggris. Ada mantan bomber Persib Bandung di dalamnya.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 09 Mei 2020, 10:10 WIB
Chelsea merubah logo mereka pada 2005. Logo ini merupakan desain ulang dari logo Ted Drake untuk memperingati seratus tahun perjalanan The Blues. (Chelsea FC)

London - Chelsea telah membesarkan sejumlah talenta kelas dunia selama bertahun-tahun, dari John Terry hingga Callum Hudson-Odoi. Tapi, sebagian harus gagal di Stamford Bridge.

Chelsea kerap mendapatkan kritik karena tidak memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk masuk ke tim utama sebelum hadirnya Frank Lampard sebagai manajer The Blues.

Namun, ada sejumlah pemain muda Chelsea yang pada akhirnya mampu mengesankan ketika mendapatkan kepercayaan naik ke tim senior.

Dalam perjalanan klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu, terutama di Premier League, memang tidak banyak pemain yang naik dari akademi Chelsea kemudian bersinar bersama The Blues.

Namun, sejumlah pemain muda mampu mencatatkan namanya dalam papan skor ketika usia mereka masih terbilang sangat belia.

Kali ini, seperti dilansir dari Planet Football, ada 10 pemain termuda Chelsea yang berhasil mencetak gol dalam sejaran Premier League.


Ada Striker Persib

Ekspresi pemain Persib Bandung, Charlton Cole saat menerima kartu kuning pada lanjutan Liga 12017 di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (7/5/2017). Persib menang 1-0. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Mikael Forssell (17 tahun 342 hari)

Forssell bergabung bersama Chelsea dari HJK pada 1998 dan mencetak gol pertamanya di Premier League saat menghadapi Nottingham Forest pada Februari 1999.

Namun, ia kalah bersaing dengan Jimmy Floyd Hasselbaink dan Eidur Gudjohnsen dan bergabung bersama Birmingham City lewat kesepakatan permanen pada 2005.

Neil Shipperley (18 tahun 165 hari)

Dalam pertandingan pertamanya sebagai starter di Premier League, Shipperley mencetak gol keempat saat The Blues mengalahkan Wimbledon dengan skor 4-2 pada April 1993.

Striker tersebut juga dijual ke Southampton pada 1995 dan kemudian bermain dengan sejumlah klub di kasta Football League.

Setelah gantung sepatu, ia mengurus manajemen klub non-liga, Bedfont, Walton Casuals, dan North Greenford United.

Carlton Cole (18 tahun 167 hari)

Cole merupakan jebolan akademi Chelsea dan mendapatkan debut di tim senior dengan sebuah gol saat menghadapi Middlesbrough pada April 2002.

Pemain berposisi striker itu hanya meraih 31 penampilan untuk The Blues, mencetak delapan gol, dan bergabung bersama West Ham United dengan kesepakatan permanen pada 2006.

Lanjut Baca:

"Saya pikir saya meninggalkan klub ini terlalu cepat," ujar Cole dalam situs resmi Chelsea pada 2018. "Pada musim ketika saya pergi, saya menuju West Ham, Chelsea membutuhkan striker karena suatu hal meski Robert Huth ada di depan. Namun, saya memutuskan untuk pergi karena alasan yang buruk." "Apa yang seharusnya saya lakukan adalah pergi sebagai pemain pinjaman karena saya punya kesempatan untuk itu dan kembali untuk menandatangani kontrak baru. Namun, saya ingin sukses di sana dan kemudian saya harus lebih sabar," lanjutnya. Setelah bermain selama sembilan tahun bersama West Ham United, ia sempat bermain di Skotlandia, Amerika, dan Indonesia, tepatnya bersama Persib Bandung, persis sebelum memutuskan gantung sepatu pada 2018. Cole kemudian menyatakan bangkrut beberapa bulan setelah pensiun dan kembali bergabung bersama West Ham United untuk bekerja bersama pemain-pemain akademi klub. Callum Hudson Odoi (19 tahun 64 hari) Setelah mencetak gol di Piala FA dan Liga Europa, Hudson-Odoi baru mencetak gol pertamanya di Premier League ketika Chelsea menghadapi Burnley pada Januari 2020. Hingga saat ini, ia belum menambah jumlah golnya. Namun, bisa dipastikan gol demi gol Chelsea akan datang darinya pada masa yang akan datang. Glen Johnson (19 tahun 77 hari) Johnson bergabung bersama Chelsea dari West Ham pada 2003 dan mencetak gol pertamanya di Premier League beberapa pekan setelah itu, mencetak sebuah gol pembuka dalam kemenangan 5-0 atas Newcastle United. Namun, ia kesulitan untuk bisa menembus tim utama The Blues di bawah asuhan Jose Mourinho dan kemudian dijual ke Portsmouth dengan nilai empat juta pound pada 2007. Bek kanan itu kemudian tampil sebanyak 200 kali bersama Liverpool dan menghabiskan tiga tahun dalam kariernya bersama Stoke City. "Hari ini adalah hari saya resmi menyatakan saya pensiun. Saya tahu setengah perjalanan musim lalu saya akan memutuskannya. Saya selalu ingin pensiun dalam usia di mana tubuh saya masih terasa bagus," ujar Johnson kepada talkSPORT pada Januari 2019. "Setiap pemain tahu kapan mereka merasa sudah berakhir. Secara mental, saya selalu ingin berhenti di usia yang cukup muda dan Anda tak bisa selalu bermain dengan cara yang Anda inginkan ketika berusia 34 tahun," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya