5 Pesepakbola Ini Didepak dengan Cara Menyakitkan, Salah Satunya Diego Costa

Deretan pemain, termasuk Diego Costa, yang didepak dari klub dengan cara tak menyenangkan.

oleh Aning JatiDiterbitkan 28 April 2020, 07:15 WIB
Diego Costa anggap Antonio Conte bukan sekadar manajer, tetapi juga sahabat para pemain Chelsea. (Sky Sports)

Jakarta Setiap pesepakbola tentu berharap bisa memiliki karier mulus saat membela satu klub. Bisa memenuhi ekspektasi dengan memberikan kontribusi semaksimal mungkin, membantu menorehkan banyak gelar.

Ada pula pesepakbola yang berharap kontraknya diperpanjang dan mendapatkan kenaikan nilai kontrak termasuk gaji dan bonus.

Namun, tak selamanya seorang pemain bisa menyatu dengan sebuah tim. Ada kalanya mereka kesulitan beradaptasi, termasuk memenuhi permintaan pelatih untuk ditempatkan di posisi yang bukan aslinya, maupun tak mendapat dukungan dari rekan satu tim.

Di dunia sepak bola profesional yang telah menjelma sebagai bisnis global, kedatangan dan kepergian pemain dalam satu tim adalah hal biasa.

Hanya, terkadang, kedatangan pemain menjadi sorotan. Contohnya saja, jika perekrutan itu melibatkan nilai transfer yang jumlahnya wow, atau transfer pemain bintang proses panjang dan berlarut (saga transfer).

Namun, hal sebaliknya juga bisa terjadi. Pemain meninggalkan klub dengan cara tak lazim, semisal sebelum durasi kontrak berakhir atau didepak sang pelatih begitu saja.

Sejarah mencatat, ada beberapa pemain yang sungguh bernasib tak menyenangkan, harus mengalami pengalaman dipaksa keluar dari satu klub dengan cara menyakitkan.

Publik sepak bola mungkin tak asing lagi dengan cerita Diego Costa semasa di Chelsea. Hubungan pemain temperamental asal Spanyol itu dengan sang pelatih kala itu, Antonioc Conte, tak harmonis. Hal itu berujung Conte mendepak Costa.

Sekadar mem-PHK mungkin tak masalah, namun kabarnya Costa mendapat kepastian dirinya dikeluarkan dari skuad the Blues oleh Conte, hanya melalui pesan singkat telepon seluler.

Selain Diego Costa, ada pesepakbola lain yang bernasib serupa. Berikut hasil rangkuman Bola.com perihal pemain yang didepak klub dengan cara menyakitkan.


1. Joe Hart vs Pep Guardiola (Manchester City)

Penjaga gawang Manchester City asal Inggris, Joe Hart. (AFP/Oli Scarff)

Dari kiper juara Premier League dan pilihan utama di bawah tiang gawang Manchester City, terdampar di Torino. Begitu gambaran nasib Joe Hart pada musim panas 2016.

"Saya respek dengan semua pemain di tim ini, tapi saya hadir dan harus mengambil keputusan dan itulah yang saya rasakan," kata Guardiola, setelah memastikan tak ada tempat buat Joe Hart dalam tim asuhannya.

Lanjut Baca:

Meski kariernya di Manchester City dihentikan begitu saja oleh Guardiola, Joe Hart terlihat profesional menyikapinya. "Guardiola datang dan sangat jujur dengan saya. Saya melihat ke matanya dan menyalaminya, saya berterima kasih atas kejujurannya. Saya tak berterima kasih atas pendapatnya tentang saya, melainkan kejujurannya yang tiada bandingannya," ujar Hart. Panasnya situasi ketika itu mendapat perhatian dari Ian Wright. "Guardiola mungkin memotong kaki Hart atas apa yang telah dia lakukan untuk kariernya," ujar Wright, mantan pemain Arsenal yang lantas berprofesi sebagai pundit.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya